Kalteng Today – Palangka Raya, – Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) beberapa lalu melaksanakan kunjungan ke Kawasan Bromo, Provinsi Jawa Timur (Jatim).
Menurut Ketua Komisi II, Lohing Simon Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jatim.
“Kami mendapatkan informasi bahwa Tercatat, sepanjang 2019, jumlah kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru berkisar 690 ribu orang” kata Politisi PDI Perjuangan Kalteng tersebut, Rabu (16/6).
Menurut Anggota DPRD asal Daerah Pemilihan (Dapil) I yang melingkupi Katingan, Gunung Mas, dan Kota Palangka Raya tersebut, dari jumlah total yang, terdapat sebanyak 669.422 orang yang merupakan wisatawan dalam negeri, sementara 21.409 lainnya wisatawan mancanegara.
Lebih lanjut, total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diterima dapat mencapai Rp22,86 miliar. Akan tetapi beberapa tahun terakhir, terjadi penurunan akibat adanya aktivitas Gunung Bromo dan pandemi Covid-19.
“PNBP dari kawasan Bromo mencapai Rp22,86 miliar, namun terjadi penurunan akibat adanya aktivitas Gunung Bromo dan pandemi Covid-19. Sedangkan, retribusi yang dilakukan oleh PTN Wilayah I yang dilaksanakan pada zona pemanfaatan sepenuhnya menjadi PNBP, yang langsung di setorkan kepada pemerintah pusat,” terangnya.
Lohing Simon menambahkan, keberadaan obyek wisata Bromo kini telah banyak memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.
“Pembangunan ekonomi yang timbul karena keberadaan obyek wisata Bromo atau TNBTS dapat mendorong terciptanya kesempatan kerja serta peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.
Pihaknya berharap, kedepan Kalteng juga memiliki kawasan Taman Nasional yang dapat memberikan dampak ekonomi, agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat di Bumi Tambun Bungai.
Baca Juga : DPRD Kalteng Terima Kunker DPRD Kota Banjarmasin
“Hal inilah yang coba kita dorong agar Taman Nasional berbasis wisata, bisa diimplementasikan di Kalteng dalam rangka mendorong perekonomian,” tutupnya.[Red]














Discussion about this post