“Pada masa saya menjadi Ketua BEM dulu pun saya biasa berdemo dan sekarang saya yang di demo. Tadi kita sudah melakukan komunikasi kepada perwakilan massa aksi dan kita sudah memahami apa yang ingin disampaikan. Seperti aspirasi kalian menolak UU Cipta Kerja ini dan saya pastikan aspirasi kalian akan saya bawa ke Jakarta menuju ke DPR RI dan Bapak Presiden,” terangnya.
Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan sedikit terkait dengan UU Cipta Kerja yang ditolak tersebut, yang mana pihaknya mengakui bahwa pemerintah pusat menggagas UU tersebut dan disepakati oleh DPR RI, dengan maksud dan tujuan untuk meminimalisasi tingkat pengangguran di Indonesia.
“Tujuannya untuk membuka lapangan kerja seluas – luasnya, tentu untuk kepentingan buruh, pekerja dan masyarakat Indonesia secara umumnya. Mempermudah urusan perizinan untuk para investor, sehingga lapangan pekerjaan terbuka luas.,”tuturnya.
Baca Juga :Â Komisi II DPRD Kotim Dorong Pemkab Pulihkan Kondisi Ekonomi Masyarakat
Saat ini kata dia, pengangguran sudah hampir 7 juta jiwa dan itu suatu saat akan menjadi bom waktu, terlebih lagi penambahan tenaga kerja baru, hampir 2,7 juta per tahun, dan ini harus dicarikan solusi, harapnya.
“Saya yakin dan percaya, Bapak Presiden kita memikirkan masyarakatnya luar biasa, dan tidak ada pemimpin yang mau mencelakakan masyarakatnya, sebab itu akan menjadi pertanggungjawaban pemimpin, baik di dunia maupun di akhirat,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post