kaltengtoday.com – Anggota Fraksi partai NasDem, Fahriadi menyebut kerusakan jalan dibeberapa titik dinilai karena memang sengaja diabaikan, sehingga sampai saat ini tidak mampu teratasi.
Yandi sapaan akrab politisi Nasdem ini menganggap Pemerintah Daerah (Pemda) Mura hingga saat ini tidak mampu menyediakan apa yang menjadi urusan wajib. Salah satunya infrastruktur yang menjadi keluhan masyarakat.
“Jalan rusak dipelosok ini bagi Pemda seakan sudah biasa. Kepekaanya sangat minim sekali membiarkan masyarakat di daerah hulu ini merasakan jalan rusak, sangat dianak tirikan dibanding kecamatan atau daerah lainnya,” Anggota Komisi III DPRD Mura ini, Senin (6/1/2020).
Abadi meminta kepada Pemda Mura untuk bisa memperhatikan dan memperbaiki jalan hingga jembatan dipelosok itu.Karena itu merupakan salah satu akses utama masyakat seperti Kecamatan Permata Intan, Kelurahan Muara Bakanon menuju Ibu Kota Kabupaten bahkan sebaliknya.
Diungkapkanya, jembatan dan jalan yang rusak terletak di wilayah Kelurahan Muara Bakanon menuju Kelurahan Tumbang Lahung dan Ibukota Puruk Cahu. Jalan itu merupakan jalan kabupaten. Bila itu tidak diperhatikan akan sangat mengganggu.
Akses jalan itu pada prinsipnya adalah pelayanan publik dalam ketentuan sangat jelas bila yang menyangkut pelayanan wajib diperhatikan.
“Tidak bisa jadi alasan anggaran tidak ada oleh pemrintah, aturannya jelas tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah Pasal 69. Saya berharap agar Pemda Mura bisa memperhatikan ini,” tutupnya. (RIANSYAH)














Discussion about this post