Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjend Pol Mada Roostanto SE MH, mengapresiasi tekad Pemerintah Kabupaten Barito Timur, dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).
Baca Juga : Pemko Palangka Raya dan GDAN Satukan Langkah Perangi Narkoba di Kawasan Puntun
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Drs Muhammad Yamin MBA, pada Audiensi P4GN bersama Kepala BNN Kalteng tadi (Selasa, 20/1/2026), di Ruang Rapat Bupati Barito Timur. Hadir dalam acara itu, Ketua DPRD Bartim Nur Sulistio SPdI MAP, Wakil Bupati Bartim Adi Mula Nakalelu, Sekda Bartim Misnohartaku MEc Dev, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang meliputi Dandim 1012/Buntok, Kapolres Barito Timur, dan Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur.
Yamin menyatakan, bahwa berdasarkan data tiga tahun terakhir, kasus narkoba di Kabupaten Barito Timur menunjukkan tren peningkatan. “Tahun 2023 tercatat 15 kasus narkoba, meningkat menjadi 29 kasus pada tahun 2024. Kembali naik menjadi 32 kasus pada tahun 2025. Mayoritas pelaku berasal dari kalangan swasta,
dengan sebagian kecil menjalani rehabilitasi. Ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk memperkuat komitmen bersama dalam melindungi generasi muda,” ucapnya.
Yamin juga menekankan pentingnya peran orang tua dan sekolah sebagai benteng utama pencegahan narkoba pada anak dan remaja. Orang tua dan sekolah, harus bersama-sama berperan dalam hal ini.
“Sinergi yang kuat antara keluarga dan sekolah akan menjadi pagar betis yang kokoh agar anak-anak kita terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” ujar lelaki yang kenyang dengan sejumlah jabatan di birokrasi pemerintahan itu.
Baca Juga : Dewan Ingatkan Pemuda Hindari Narkoba Dan Judi Online
Pada kesempatan ini, Bupati Yamin tak lupa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala BNN Kalteng beserta jajaran, atas perhatian dan dukungan terhadap upaya P4GN di wilayah Kabupaten Barito Timur.
Audiensi P4GN diharapkan dapat memperkuat langkah nyata dan berkesinambungan, dalam menjaga keamanan, kesehatan, serta masa depan generasi muda Barito Timur dari ancaman narkotika atau obat-obat terlarang lainnya. [Red]














Discussion about this post