kaltengtoday.com – Palangka Raya. Naiknya harga sembilan bahan pokok (sembako) beberapa hari terakhir berimbas pada menurut daya beli masyarakat dan mengharuskan penjual makanan mencari strategi agar dagangan mereka dapat tetap dibeli oleh masyarakat.
Salah seorang penjual makanan di Palangka Raya yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa kenaikan harga bahan pokok tentunya berpengaruh pada keuntungan usaha hanya saja dia tidak serta merta menaikan harga makanan atau mengurangi porsi makanan yang dijualnya.
Bahkan sekalipun harga bahan pokok naik namun stoknya masih ada di pasaran mau tidak mau dia harus beli agar dapat menyediakan bahan makanan untuk dagangannya.
“Kita minta kalau bisa Pemerintah mengawasi harga dan stok bahan pokok di pasaran,” ucapnya kepada kaltengtoday.com di Palangka Raya pada Senin (23/3/2020).
Karena dia menilai ketika Pemerintah dapat menjamin ketersediaan bahan pokok dan dapat menjaga kestabilan harga maka setidaknya hal tersebut akan membuat dia dapat menjual makanan tanpa ada masalah.
Sementara itu terkait dengan suasana saat ini dimana covid-19 atau virus corona yang sedang merebak di Indonesia dia mengaku masih tetap berjualan karena itu merupakan mata pencahariannya selama ini dan berharap agar secepatnya pandemi virus corona dapat secepatnya berlalu. [Red]














Discussion about this post