Kalteng Today – Sampit, – Maraknya perdagangan gelap crude palm oil (CPO) dengan mengistilahkan kadar asam tinggi dengan ffa 8%-18% atau kadang kala mengatasnamakan limbah cpo dengan ffa maksimal 70% yang dalam beberapa hari ini Polres kotim berhasil menangkap 3 pelaku salah satunya adalah sopir truk pengangkut cpo.
Modus kejahatan atau kecurangan (fraud) yang mereka lakukan dengan istilah terkenal “kencing di jalan” artinya truk angkutan yang bermuatan cpo diduga ada sopir yang nakal bekerja sama dengan penadah lokal kemudian menjual kepenadah besar atau pembeli dari luar daerah yang dikirim melalui kapal setelah barang terkumpul banyak mulai dari ratusan metrik ton sampai ribuan metrik ton.
Dan nampak pekerjaan kejahatan tersebut benar benar rapi mereka lakukan sehingga seperti tak mampu ditembus oleh hukum.
Menanggapi hal tersebut, Pemerhati Sosial dan Publik mengatakan kejahatan perdagangan gelap cpo tersebut merusak iklim investasi dan perdagangan di kotawaringin timur karena jelas bagaimana mereka menerbitkan asal asul barang tersebut menjadi sebuah pertanyaan besar, jelas bisa melibatkan pihak oknum karyawan PKS yang nakal atau dokumen tersebut dipalsukan, tanpa dokumen tersebut tak mungkin barang bisa dikirim keluar daerah atau tanpa adanya kongkalingkong dengan para pihak tak akan bisa barang tersebut lolos. Masalah ini adalah masalah klasik dan berjalan cukup lama namun belum terungkap secara tuntas sehingga kejadian ini nampaknya berjalan terus terus. Jelasnya kepada Kaltengtoday, Kamis (27/8).
Baca Juga : Polsek Danau Sembuluh Gelar Sosialisasi Pencegahan Pungli Di Puskesmas
Dikatakannya pula, setelah tertangkapnya 3 orang dan satu merupakan sopir truk pengangkut cpo, selain merupakan keberhasilan Kapolres kotim yang baru juga merupakan sebagai petunjuk kuat ataupun saksi dan/atau bukti kuat kepolisian untuk mengungkap jaringan atau sindikat kejahatan perdagangan cpo gelap di kotawaringin timur Sampit yang semakin marak karena harga cpo pada saat sekarang lagi naik atau bagus sehingga banyak peminat atau pembeli luar daerah. Ungkapnya.
“Saya yakin Kapolres kotim yang baru ini akan mampu memberantas kejahatan perdagangan cpo gelap tersebut dengan terbukti mampu menangkap 3 orang tersebut yang merupakan diduga bagian dari jaringan kejahatan tersebut dan kita apresiasi terhadap keberhasilan kapolres kotim menangkap 3 pelaku tersebut,”tegasnya. [Red]














Discussion about this post