Kalteng Today – Pulang Pisau, – Kecamatan Kahayan Tengah memiliki potensi perikanan. Khususnya ikan air tawar. Camat Kahayan Tengah Ktut Nitra mengungkapkan, setiap desa di wilayahnya menyimpan potensi perikanan air tawar.
“Jadi untuk konsumsi ikan air tawar setiap tidak ada masalah. Di setiap desa ada danau. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan ikan air tawar,” kata Ktut kepada sejumlah awak media belum lama tadi.
Dia menambahkan, untuk jenis ikan air tawar seperti jelawat masih ada. “Namun keberadaannya tidak banyak lagi. begitu juga untuk ikan tembiring juga masih ada,” katanya
Ktut mengungkapkan, untuk membantu nelayan dalam penangkapan ikan, pemerintah kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Perikanan kabupaten Pulang Pisau juga telah memberikan bantuan alat tangkap ikan.
Menurut dia, alat tangkap ikan itu sangat membantu nelayan dalam penangkapan ikan. “Kalau alat tersebut diangkat, tidak kurang dari 10 kilogram untuk sekali angkat. Ini tentu sangat membantu nelayan dalam memperoleh tangkapan,” ucapnya.
Dengan banyaknya hasil tangkapan, lanjut Ktut, maka meningkatkan pendapatan nelayan. “Jika hasil tangkapan ikan meningkat maka kesejahteraan nelayan juga meningkat. Terkait pemasaran tidak ada masalah. Terlebih Kahayan Tengah dekat dengan kota Palangka Raya,” katanya.
Ktut menambahkan, untuk potensi ikan yang cukup terkenal di kecamatan Kahayan Tengah yakni ikan lais. “Bahkan kecamatan Kahayan Tengah ini sangat identik dengan ikan lain. Bisa dikatakan, Kahayan Tengah dikenal dengan ikan lais-nya,” beber dia.
Baca Juga : Perizinan di Pulang Pisau Berbasis IT
Bahkan, lanjutnya, ikan lais di daerahnya tidak hanya dijual dalam bentuk ikan segar. Namun juga dijual dalam bentuk ikan kering atau ikan asin lais.
“Ikan kering lais cukup banyak peminatnya. Di danau lais, banyak sekali masyarakat menjual ikan kering tersebut. Harganya tentu lebih terjangkau dibanding dengan harga di pasaran,” tandasnya. [BS-KT]














Discussion about this post