kaltengtoday.com, Kapuas – Program food estate Holtikultura sangat potensial di kembangkan di Kecamatan Basarang seluas 140 hektar di 3 desa merupakan bantuan pemerintah.
Plt Kepala Dinas Pertanian Yaya,SP.,melalui Kabid Holtikultura Dwi Purnamasari,mengatakan tanaman buah jeruk merupakan program food estate hortikultura pada tahun 2020 untuk kecamatan Basarang lahan yang dipersiapkan 240 hektar.Meliput Desa Bungai Jaya,Nunuk Ramba dan Manarung.
“Bantuan pemerintah untuk program food estate untuk tiga desa di kecamatan kecamatan Basarang seluas 140 hektar sebanyak 28.000 bibit buah jeruk siam banjar,” kata Kabid Holtikultura Dwi Purnamasari, Kamis 13 Oktober 2022.
Baca Juga :Â Tim BKF Kemenkeu Kunjungi Food Estate Pulang Pisau
Dijelaskan Dewi,bantuan yang diberikan kepada kelompok tani untuk 1 hektar diberikan bantuan bibit jeruk 100 bibit pohon.Saat ini sudah mulai berbuah dan ada sebagian belum berbuah tergantung perawatan dan kondisi cuaca juga mempengaruhi bibit buah jeruk yang tanam oleh kelompok tani dan varietas siam banjar memang kualitas buahnya sangat baik untuk dikembangkan sehingga kecamatan Basarang menjadi sentra buah bukan saja buah nanas tetapi jeruk akan menjadi salah satu komoditi yang mendongkrak perekonomian petani.
“Selama ini,menjadi kendala bagi kelompok tani adalah curah hujan sehingga mempengaruhi hasil buah jeruk varietas siam banjar,”terangnya.
Ia mengungkapkan kurun waktu dua tahun 2022 sampai 2022 cuaca mempengaruhi hasil karena sebagian besar lahan yang ditanami sehingga mengakibatkan pertumbuhan yang lambat tetapi sekarang ada yang sudah berbuah dan kedepan bantuan seperti ini terus berlanjut.dari Kementrian Pertanian RI melalui Direktorat Hortikultura.
*Memang dengan kondisi curah hujan juga mengakibatkan naiknya keasaman air sehingga kami dari Dinas Pertanian akan membantu pupuk dan kapur dan terus memberikan pendampingan,” ungkap Dewi Purnamasari.
Sedangkan Ketua Kelompok Tani Sidodadi 1 Sukatman mengatakan bantuan bibit buah jeruk kepada kelompok tani program ketahanan pangan food estate untuk pengembangan hortikultura khusus buah jeruk sangat membantu kelompok tani karena kecamatan basarang sangat cocok tetapi kondisi cuaca sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan karena debit air yang tinggi tentu keasaman air sangat berpengaruh terhadap kualitas buah yang di hasilkan.
Baca Juga :Bupati Kapuas Panen Perdana Ekstensifikasi Padi Program Food Estate
“Pohonnya tidak terlalu tinggi untuk bibit varietas siam banjar asalkan kita telaten merawat dengan pemberian pupuk dan kapur agar keasaman air tidak.naik,” ujar Ketua Kelompok tani Sidodadi I Sukatman
Ia mengakui,satu kelompok tani diberikan bantuan bibit buah jeruk 200 pohon,pupuk dan kapur untuk di tanam di lahan 30 hektar dan ini masuk tahun.Memang ada yang sudah berbuah dan ada yang belum.
“Kami dari kelompok tani berharap bantuan dari pemerintah tetap ada bukan saja bibit jeruk tetapi bantuan hortikultura yang lain,” pungkasnya.[Red]














Discussion about this post