Kalteng Today – Puruk Cahu, – Anggota Komisi I DPRD Murung Raya (Mura), Olivia Owiswanti mengharapkan agar eksistensi dari kebudayaan lokal harus menjadi perhatian. Ia sendiri menyebut sangat perhatian dengan hal tersebut mengingat Kabupaten Mura sangat kental terhadap budaya dan kesenian daerah.
Acara tradisi lokal dapat diberikan dukungan secara moril agar budaya dan adat istiadat tidak ditinggalkan begitu, namun juga ynag menjadi catatan tidak melanggar dari nilai-nilai adat dan kebudayaan yang telah berlaku sejak turun menurun.
“Saya yang dibesarkan melalui lingkungan adat isitadat dan budaya lokal khusunya Dayak Siang dan Punan dengan segala kearifannya, sangat menghargai eksitensi budaya kita. Saya melihat selama ini budaya kita cenderung terabaikan. Mulai ditinggalkan generasi-generasi muda. Ini kondisi yang membuat saya prihatin,” kata Politisi Golkar ini, Rabu (19/8/2020).
Menurutnya, mempertahankan serta menumbuh kembangkan kembali semangat untuk pelestarian budaya ini tidaklah mudah.
Perlu komitmen bersama supaya keberadaan akan adat istiadat serta budaya lokal tidak tergerus.
Baca Juga :Â Tambah 33, Kasus Positif Covid-19 Kalteng Per 19 Agustus Jadi 2.275
Menurutnya,dengan adanya pembinaan yang baik dari pihak terkait maka menjadi daya tarik orang luar datang ke suatu wilayah sebenarnya untuk melihat dan mengkaji lebih jauh mengenai budayaan adat istiadat.
“Kita harus bangga jadi orang Dayak. Jangan justru sebaliknya meninggalkan identitas diri hanya karena mengikuti zaman. Ini pesan saya kepada generasi milenial supaya tidak meninggalkan budaya dan adat istiadat dari nenek moyangnya,” tandasnya lagi. [Red]














Discussion about this post