Kalteng Today – Sampit, – Tanaman Obat Keluarga atau disingkat dengan Toga dapat dipergunakan sebagai obat, baik yang disengaja ditanam (budidaya) maupun tanaman yang tumbuh secara liar. Tanaman obat ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk diolah dan disajikan sebagai obat guna penyembuhan penyakit.
Sebagai contoh, Toga dapat dimanfaatkan sebagai bumbu dapur atau rempah, sumber gizi keluarga dan masyarakat. Memberikan unsur keindahan lingkungan, tanaman obat untuk hiasan halaman perawatan kesehatan tubuh (tanaman obat/ rempah/tanaman aromatik), serta tanaman obat yang berfungsi sebagai peneduh/pelindung dan pagar. Dan masih banyak kegunaan dari tanaman Toga ini
Baca juga :Â 8 Manfaat tak Terduga dari Peppermint bagi Kesehatan Tubuh
Wakil Bupati Kotim Hj Irawati mengatakan, sebenarnya Toga ini harus dimiliki oleh setiap desa dan setiap keluarga. Masalahnya adalah masyarakat kemungkinan tidak mengetahui akan khasiat obat tradisonal ini. “Jika dulu orang tua kita menanam tumbuhan bumbu dapur hanya di belakang rumah yang ada pekarangannya. Jadi, orang tua dulu jika ada anaknya yang panas badan mereka hanya menggunakan obat tradisional ini saja, bukan obat kimia,”jelasnya. (30/7)
Olahan Toga ini akan dijadikan produk obat tradisional. Diharapkan masyarakat akan terus mampu memanfaatkan Toga dalam pengobatan komplementer alternatif, yaitu pengobatan non konvensional yang bertujuan untuk upaya preventif, promotif, dan kuratif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” [Red]














Discussion about this post