Kalteng Today – Kuala Kurun, – Hasil laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Cabang Kalteng.
Hal itulah, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mendapatkan atau meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang ke enam kalinya, atas hasil laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) setempat di tahun 2020.
Bupati Gumas Jaya S Monong mengatakan dengan memperoleh WTP yang keenam kalinya tersebut, merupakan hasil jerih payah dan kerjasama dari semua satuan organisasi perangkat daerah (SOPD), maka harus bisa dipertahankan lagi.
“Ini yang keenam kalinya Kabupaten Gumas meraih WTP maka bersyukur dan bangga dengan capaian hasil kerja kerasbsemua SOPD yang ada,” ucap Jaya S Monong, dikomfirmasi, Minggu (16/5/2021).
Pada kesempatan itu, ayah dua anak ini menyebut, mengharapkan semua elemen bisa bahu membahu dalam, mempertahankan lagi perolehan tersebut di tahun 2021 ini ke depan. Sedangkan edi tahun lalu 2019 Kabupaten Gumas, juga meraih WTP, yang ke lima kalinya.
“Kita juga meraih WTP di tahun 2012, 2016, 2017, 2018, 2019, dan di tahun 2020 ini, maka kita ucapkan banyak terimakasih dengan semua pihak atas kinerja yang bisa kita dapatkan,” ujarnya.
Sementara hadir dalam kegiatan itu sebagai penerima dari BPK RI yakni Bupati Gumas Jaya S Monong, Wakil Ketua I DPRD Gumas Binartha, Asisten III Untung Dugan, Kepala BKAD Hardeman, Kepala Inspektorat Dihel, dan para pejabat di lingkup Provinsi Kalteng dan Gumas. (Red)t tepat sasaran dan tepat guna,” jelas Evandi, Minggu (16/5/2021).
Lanjut politisi Nasdem menyebut, berhubung dengan dana yang dikucurkan untuk anggaran memang tidak sedikit, terutama jalur Miri-Napoi, sehingga kalau yang dilihat tidak pernah maksimal dalam pengerjaannya, maka hal tersebut pihaknya berharap adanya pengerjaan yang sesuai dengan yang diharapkan.
“Kita semua mengharapkan semestinya jalur di wilayah tiga kecamatan di daerah hulu juga harus diprioritaskan pembangunannya ,” ujarnya.
Baca juga : Polisi Tangkap Pemuda Cabuli Anak Dibawah Umur di Gunung Mas
Legislator dari Dapil-III menuturkan, yang berhubungan dengan insfrastruktur jalan, gedung, dan yang lainnya agar selalu optimis dalam mengerjakannya, untuk anggaran yang 2021 ini, harus diprioritaskan yaitu jalan di empat proyek multyears.
“Dalam pengerjaan harusnya dimaksimalkan, maka kami meminta tolong bagi SOPD yang membidangi hal tersebut harus mengawasi dalam suatu pekerjaan itu, karena yang kita prioritaskan ialah masyarakat termasuk peningkatan dalam kota,” tandasnya. [Red]














Discussion about this post