Kalteng Today – Pulang Pisau, – Kabupaten Pulang Pisau merupakan salah satu daerah di Kalimantan Tengah yang penghasil produksi padi terbesar setelah Kabupaten Kapuas. Oleh karena itu, diharapkan potensi yang ada ini jangan sampai disia-siakan bahkan hilang akibat regenerasi petani melemah dan sudah saatnya kaum milenial diajak turun ke sawah.
“Salah satu kunci kemajuan modernisasi pertanian, adalah adanya generasi milenial yang mampu melakukan penggarapan lahan dan memanfaatkan teknologi serta kreatif berinovasi di bidang pertanian secara khusus, ” kata Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, H Arif Rahman Hakim, Jumat (29/5).
Politikus PPP ini menilai, bahwa kunci kelangsungan petani itu adanya regenerasi petani. Oleh karenanya, lanjutnya, pihaknya mengharapkan anak-anak muda jangan takut apalagi malu turun ke sawah dalam mengolah lahan pertanian, karena ini sumber penghasilan terbesar kita.
“Kita harapkan peran dinas terlait melalui PPL mampu mendorong semangat generasi milenial, khususnya di wilayah Pulang Pisau agar termotivasi untuk turun ke sawah mengarap sektor pertanian ini, ” ungkapnya.
Baca Juga:Â DPRD Kotim Gelar Paripurna Hasil Reses
Dia juga mengaku, jika saat ini lahan pertanian ini perlu sentuhan tanga-tangan dan pikiran kaum milenial. Hal tersebut melihat saat ini banyak petani-petani kita yang sudah berumur, sehingga terbatas, baik didalam berinovasi maupun, pola pikir dan tenaganya.
“Jadi, sangat di perlukan regenerasi petani untuk kelanjutan disektor pertanian ini. Kita harapkan kesadaran para generasi muda dalam menjaga kelangsungan di sektor pertanian ini, intinya jangan malu untuk menjadi seorang petani,” tandasnya.
Hakim sapaan akrab pria itu menambahkan, bahwa pihaknya akan terus berupaya dan mendorong generasi milenial untuk mencintai bidang pertanian ini. [BS-KT]














Discussion about this post