Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Kasus tewasnya warga Desa Meragut, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Jamilah, yang diduga dibunuh oleh anaknya sendiri, NR, (Minggu, 31/8/2025) menjadi perhatian sekaligus keprihatinan berbagai pihak. Meski tak sedikit juga yang marah dan mengutuk kebiadaban terduga pelaku.
Baca Juga : Pelaku Pembunuhan Sopir Ekspedisi di Katingan Divonis Seumur Hidup
Ironisnya, kejadian tersebut berlangsung di saat warga sedang merayakan acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di mushola tak jauh dari TKP. Seperti yang dikatakan oleh Kapolres Bartim AKBP Eddy Santoso SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP Adhy Heryanto, warga yang kemudian mengetahui dibantu petugas Babinsa TNI, mengamankan dan menyerahkan pelaku ke aparat kepolisian.
“Ini kasus kriminal yang tak bermoral. Mosok sih tega membunuh ibu kandung? Kalau tidak gila, ya memang dia tak punya adab etika dan moral lagi” kecam M Abdul Rasyid, warga Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur tadi (Senin, 1/9/2025), mengomentari berita ini, hampir sama seperti komentar beberapa warga lainnya.
Baca Juga : Kabur ke Mushola, Terduga Pembunuhan Ayah Kandung di Bekuk
“Lepas dari persoalan apapun, seperti stress karena tekanan ekonomi atau kejiwaan, tersangka tetap harus dihukum seberat-beratnya. Yang dihilangkan nyawanya itu ibunya sendiri! Biadab!” ucap Minus, warga Kecamatan Dusun Tengah yang mengaku tak habis pikir dengan perilaku NR, dari berita online yang ia baca.
Menurut mereka, ini merupakan kasus pembunuhan baru yang ada di Bartim. Dimana pelakunya justru orang terdekat korban. Dan saat ini, motif NR menganiaya serta menewaskan ibunya sendiri, masih dalam pendalaman oleh petugas. [Red]














Discussion about this post