Kalteng Today – Sampit, – Maraknya aksi radikalisme dan juga terorisme di tanah air ternyata mendapat berbagai komentar dan juga respon dari kalangan masyarakat.
Salah satunya seperti yang dikatakan Kepala Polres Kabupaten Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin.
“Jadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum penyucian diri dari hal-hal negatif dan lakukan perbuatan baik ditengah-tengah masyarakat,”jelas Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin. Selasa, (13/4).
Dikatakannya, munculnya Radikalisme itu berawal dari dirinya merasa baik dan lebih baik dari orang lain.
Dia memandang orang lain itu tidak baik dan salah. Menurut dia Inilah bibit radikalisme itu muncul.
“Dalam ajaran Islam pun tidak ada Radikalisme apalagi Terorisme itu dibolehkan,”tegasnya.
Alhamdulillah, untuk di Kotim sendiri sejak dirinya bertugas di Kotim tepat satu tahun lalu bahwa kerukunan Umat Beragama di Kotim ini sangat baik.
“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada pemuka agama ataupun tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat yang bisa memelihara persatuan ditengah perbedaan di Kotim ini,”ujarnya.
Sangat berpengaruh sekali kerukunan umat beragama itu dalam membangunu Kotim.
“Saya harapkan masyarakat bahu-membahu membangun Kotim. Jika pemerintah melakukan kesalahan, harus dengan cara yang baik cara penyampainnya. Artinya kritikan harus didasari dengan solusi, jangan hanya asal kritik saja,”harapnya.
Baca Juga :Â 300 Takjil Gratis Dibagikan Polda Kalteng di Hari Pertama Ramadhan
Kata Abdoel Harris Jakin lagi, dirinya berharap agar kerukunan umat beragama bisa dipelihara dan lebih ditingkatkan lagi dalam menjaga keutuhan dan persatuan antar Umat Beragama khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur ini. , Tandasnya. [Red]














Discussion about this post