Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi tantangan kebencanaan.
Menurut Gubernur Kalteng, melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, pihaknya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas ASN dalam menghadapi bencana yang tidak dapat diprediksi.
Baca Juga : Satyalancana Diberikan kepada 29 ASN di Perayaan Kemerdekaan RI ke-80
“Berbagai bencana yang terjadi di tanah air memberi pelajaran bahwa korban jiwa dan kerugian kerap disebabkan kurangnya pengetahuan serta ketidaksiapan dalam mengantisipasi,” katanya, Kamis (21/8/2025).
Ia menjelaskan, ASN dituntut mampu melakukan kaji cepat agar keputusan penanganan bencana dapat diambil dengan cepat dan tepat.
Hamka juga menegaskan bahwa pelatihan ini sejalan dengan visi Kalteng BERKAH dan Kalteng Maju 2025–2030 yang menekankan pembangunan manusia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing.
“Saya berharap peserta pelatihan mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, karena hasilnya akan sangat menentukan kualitas pelayanan pemerintah dalam menghadapi situasi darurat,” ucapnya.
Selain itu, ASN juga harus bekerja profesional, berkoordinasi lintas sektor, dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya.
Baca Juga : Sambut Purna Tugas, Pemko Palangka Raya Bekali ASN dengan Pengetahuan Pensiun dan Wirausaha
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis Inti BPSDM Kalteng, Isna Mariany, turut menjelaskan, metode blended learning dipilih untuk memadukan teori dengan praktik di lapangan.
“Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal yang aplikatif, sehingga peserta mampu menerapkan kaji cepat bencana sesuai standar dan dapat bertindak lebih sigap ketika kondisi darurat terjadi,” tutupnya.[Red]














Discussion about this post