Kaltengtoday.com, Kuala Pembuang – Tahun ini Kabupaten Seruyan menargetkan pengembangan tanaman jagung seluas 11.000 hektare sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Program ini melibatkan sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan sektor swasta guna memastikan keberlanjutan produksi pertanian di wilayah tersebut.
Baca Juga : Polresta Palangka Raya Ikut Serta Sukseskan Program Penanaman Jagung
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan, Albidinnor, optimistis target ini dapat direalisasikan dengan baik melalui berbagai skema dukungan.
“Dari total 11.000 hektare yang kami targetkan, sebagian dikembangkan melalui anggaran pemerintah, sementara lainnya didukung oleh perusahaan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR),” ujarnya, Rabu (26/2/2025).
Selain itu, Seruyan juga menerapkan sistem tumpangsari dengan menanam jagung di lahan perkebunan kelapa sawit. Model ini dinilai efektif untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberdayakan petani setempat.
Baca Juga : Lahan Kelompok Tani Rurey Maju Desa Murutuwu Jadi Lokasi Penanaman Jagung Komposit
“Hingga saat ini, delapan perusahaan perkebunan telah berkomitmen mendukung program ini dengan total lahan yang dikelola mencapai lebih dari 100 hektare,” tambahnya.
Pengembangan jagung di Seruyan diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani. Pemerintah daerah pun terus mendorong keterlibatan berbagai pihak agar program ini berjalan optimal dan berkelanjutan. [Red]














Discussion about this post