Kalteng Today – Kapuas, – Kabupaten Kapuas merupakan kabupaten yang menerima Bantuan sosial dari Kementrian Sosial RI paling terbanyak di Kalimantan Tengah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan menyampaikan Kabupaten Kapuas di dari 14 Kabupaten satu kota di Kalimantan Tengah diberikan kuota penerima Bansos yang bersumber dari APBN Kemensos yaitu sebanyak 18.114 kepada Kepala Keluarga(KK).
“Kita mendapat Bantuan sosial tunai dari Kementrian Sosial RI lebih banyak dari Kabupaten lain di Kalteng,” kata Kadinsos Budi Kurniawan di ruang kerjanya,Rabu(5/8/2020).
Contohnya kata Budi, Kota Palangka Raya hanya 9 ribu lebih, Kota Waringin Barat dan Kota Waringin Timur masih di bawa Kabupaten Kapuas.
Jadi pada intinya Pemerintah Daerah harus lebih aktif menyampaikan data ke Kementrian Sosial.
“Dinas Sosial di setiap Daerah harus melakukan verifikasi dan validasi data dan kita bersyukur Kemensos RI sudah membantu Kabupaten Kapuas mendapat bantuan yang bersumber dari APBN,” ungkapnya.
Lelaki yang pernah menjabat Camat Bataguh itu mengatakan,terkait penyebaran jenis bantuan pihaknya di berikan batas waktu untuk mengimput data bagi Kepala Keluarga penerima bantuan.
Ini sesuai dengan surat keputusan Kemensos RI pada tanggal 17 April 2020 diberikan waktu selama enam hari untuk mengimput data bagi penerima bantuan sosial tunai.
“Jadi tanggal 23 April 2020 harus sudah rampung data harus sudah masuk ke sistim informasi kesejahteraan sosial di Kemensos RI, ” imbuhnya.
Ia menambahkan rentan waktu yang diberikan terlalu pendek tentu menjadi kendala pihaknya untuk berkerja cepat sehingga beberapa desa yang belum tercover seluruhnya karena ada batas waktu dan ketentuan dari Kemensos RI.
Baca Juga:Â Kapolres Kapuas Pimpin Pendistribusian Sembako HUT Polwan
Namun Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat membijaksanai untuk memberikan bantuan kepada warga yang belum terakomodir melalui Bantuan Langsung Tunai(BLT) melalui APBD Kabupaten Kapuas mau pun Dana Desa.
“Ini bentuk perhatian Pemkab Kapuas dan kepedulian kepada masyarakat dan kunci untuk mendapatkan bantuan sosial dari Kemensos perlu kecepatan dan validasi data yang akutarat tentu peluangnya lebih besar untuk mendapat bantuan dari APBN lebih banyak,” tutupnya. [Djim-KT]














Discussion about this post