Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik Kalimantan Tengah (BPS Kalteng) melalui rilis resmi menyatakan pada Mei 2025 jumlah penumpang angkutan udara di Bumi Tambun Bungai mengalami penurunan sebesar 26,29 persen.
“Penurunan tersebut bila dibanding April 2025 dan jumlah penumpang angkutan laut turun sebesar 49,02 persen,” kata Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, Rabu (2/7/2025).
Ia mengungkapkan, frekuensi penerbangan di Kalteng pada Mei 2025 mengalami penurunan sebesar 10,60 persen dibanding April 2025, dari 1.472 penerbangan menjadi 1.316 penerbangan.
Baca Juga :Â BPSDM Serahkan Barang Gratifikasi ke UPG Kalteng
“Jumlah penumpang angkutan udara turun sebesar 26,29 persen, dari 149.478 orang (April 2025) menjadi 110.177 orang (Mei 2025),” ucapnya.
Sedangkan, untuk lalu lintas barang yang menggunakan angkutan udara turun sebesar 14,53 persen, dari 2.924 ton (April 2025) menjadi 2.499 ton (Mei 2025).
“Selama Mei 2025, aktivitas penumpang angkutan udara (51,96 persen) dan arus barang (79,15 persen) terkonsentrasi di Bandara Tjilik Riwut,” ucapnya.
Kemudian, frekuensi kunjungan kapal laut di pelabuhan wilayah Kalteng naik sebesar 15,26 persen, dari 839 kunjungan (April 2025) menjadi 967 kunjungan (Mei 2025).
Baca Juga :Â BPS Pastikan Kualitas SDM ASN di Kalteng, Edy Pratowo Tinjau Kantor BPSDM Kalteng
“Jumlah penumpang angkutan laut turun sebesar 49,02 persen, dari 72.415 orang (April 2025) menjadi 36.917 orang (Mei 2025),” ujarnya.
Sedangkan, untuk lalu lintas barang yang menggunakan angkutan laut naik sebesar 18,70 persen, dari 2,10 juta ton (April 2025) menjadi 2,49 juta ton (Mei 2025).
“Selama Mei 2025, aktivitas penumpang angkutan laut terkonsentrasi di Pelabuhan Kumai (79,13 persen), sementara arus barang terkonsentrasi di Pelabuhan Sampit (50,09 persen),” tutupnya. [Red]














Discussion about this post