Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Jejaring Digital Komunitas Informasi Masyarakat (JEDI KIM) di dua kecamatan Kabupaten Barito Timur, yaitu Benua Lima dan Dusun Timur, dipantau keaktifannya oleh Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Bartim, selama beberapa hari. Tepatnya dari tanggal 7 hingga 28 Oktober 2025.
Melalui Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP), Diskominfosantik Bartim, memacu perkembangan JEDI KIM sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam diseminasi informasi dan pencegahan disinformasi.
Baca Juga : Citra Pemprov Kalteng Capai 85,9 Persen, Diskominfosantik Nilai Peran Media Sangat Signifikan
Menurut Kabid PIKP Diskominfosantik Wayan Cakre, yang mewakili Ka Diskominfosantik Bartim Dra Dwi Aryanto, dirinya selalu project leader (pimpinan proyek) pada Aksi Perubahan, pemantauan ini merupakan bagian dari implementasi aksi perubahan.
Adapun tersebut bertajuk “Pembentukan Jejaring Digital Komunitas Informasi Masyarakat (JEDI KIM) untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Diseminasi Informasi dan Pencegahan Disinformasi”
“Tujuannya adalah untuk menilai sejauh mana optimalisasi pemanfaatan JEDI KIM dalam penyebaran informasi publik di tingkat kecamatan. Kami ingin memastikan bahwa KIM benar-benar berperan aktif sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan masyarakat melalui kanal digital,” papar Wayan, seperti yang dimuat dalam rilis tadi (Rabu, 29/10/2025).
Ditambahkannya, bahwa dari hasil pemantauan, terdapat total 311 artikel dan foto, yang telah diunggah oleh KIM di dua kecamatan tersebut melalui website KIM.id.
Baca Juga : Dari Hasil Verifikasi Sementara Diskominfosantik Bartim, 11 Media Dinyatakan Belum Lolos
Mayoritas KIM di Kecamatan Benua Lima dinilai menunjukkan konsistensi dalam memperbarui konten setiap minggu. Adapun di Kecamatan Dusun Timur,masih ditemukan kendala pada sumber daya manusia dalam pengelolaan konten digital.
“Sementara itu, kami menemukan sejumlah KIM yang masih memerlukan peningkatan dalam kualitas visual dan frekuensi pembaruan. Tapi secara umum, JEDI KIM terbukti efektif dalam memperkuat peran KIM sebagai simpul informasi publik di daerah, ” ucap Wayan lagi. [Red]














Discussion about this post