Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Warga masyarakat yang berada di bantaran sungai Kahayan di minta untuk waspada terhadap potensi terjadinya banjir. Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro.
“Kita semua mengetahui, bahwa empat hari belakangan ini kota kita diguyur hujan dengan waktu yang cukup lama, sehingga dikhawatirkan membuat debit air di sungai Kahayan naik dan menyebabkan banjir,” ucapnya kepada awak media, Kamis (23/1/2025).
Baca Juga : Warga Desa Gandrung Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai
Legislator sekaligus politisi muda asal Partai Gerindra ini meminta agar warga di bantaran sungai Kahayan dapat mengamankan surat-surat berharga mereka agar tidak hanyut atau basah akibat banjir.
“Karena kan kalau dokumen itu hanyut atau basah, maka warga akan repot-repot lagi untuk mengurusnya. Padahal itu dokumen yang sangat berharga,” tuturnya.
Ia turut mengingatkan warga, agar dapat waspada terhadap penggunaan barang elektronik, jika di rumahnya terjadi banjir atau air masuk ke dalam rumah. Sebab apabila terdapat kabel listrik yang terkena air tersebut, berpotensi menyebabkan korsleting listrik, yang dapat membahayakan nyawa warga.
“Ini yang harus diperhatikan, jangan sampai warga itu lengah. Hal-hal kecil seperti ini kalau tidak menjadi kewaspadaan, maka bisa berbahaya untuk nyawa kita,” tegasnya.
Baca Juga : TNI Evakuasi Warga Korban Banjir Luapan Sungai Kapuas
Lebih lanjut, seluruh orang tua, diingatkan juga agar tidak membiarkan anaknya untuk bermain di sekitar lokasi banjir, agar menghindari anak-anak menjadi korban tenggelam di lokasi banjir, sehingga menyisakan kesedihan bagi para orang tua.
“Jangan sampai dibiarkan, harus kita awasi dan kita jaga anak kita. Jangan sampai bermain di sembarangan tempat yang justru menjadi bahaya bagi nyawanya,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post