kaltengtoday.com, – Kasongan – Bupati Katingan Sakariyas, mengatakan selama ini untuk pembayaran listrik PLN diketahui ada yang menunggak atau belum melakukan pembayaran di sejumlah SOPD dilingkupnya.
” Saya harap permasalah yang terjadi ini harus diperhatikan dengan baik dan benar. Sehingga tidak terulang kembali untuk semua SOPD lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan. Jika aliran listrik ke kantor SOPD padam atau dihentikan, maka otomatis pekerjaan para pegawai pastinya terganggu,” Ungkapnya, Sabtu (29/1/2022).
Apalagi, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Katingan sudah disahkan dan diketok serta sudah di evaluasi oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
” Saya sampaikan kembali, tolong semua SOPD, jangan sampai ada listrik SOPD dipadamkan, karena belum bayar,” Tegasnya.
Baca juga : Pasokan Listrik Jadi Kendala Pembangunan BTS
Orang nomor satu di Katingan ini menegaskan agar semua anggaran itu harus mulai berjalan di setiap Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), terutama berkaitan dengan listrik. Bahkan dampaknya juga akan membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi ikut terbengkalai. Karena saya melihat APBD kita sudah di ketok, Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kita sudah ada.
Baca juga : Warga Harapkan Penambahan Jaringan Listrik
” Karena saya dengar-dengar kemaren ada kepala PLN. Jangan-jangan listrik mati lagi di lingkungan kita, karena belum bayar. Tolong semua SOPD agar listrik ini bisa di bayar, jangan nunggak lagi. Karena seperti tahun lalu kita padam, karena belum bayar,” Tandasnya.[Red]














Discussion about this post