Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Wahana Lingkungan Hidup Kalimantan Tengah (Walhi Kalteng) akhirnya resmi menunjuk Janang Firman Palanungkai sebagai Direktur Eksekutif periode 2026-2030.
Penunjukan tersebut melalui proses Pertemuan Daerah Lingkungan Hidup (PDLH) ke IX Walhi Kalteng yang diselenggarakan bertempat di Hotel Luwansa, 30 Maret – 1 April 2026.
Baca Juga :Â 446 Titik Panas Terpantau di Kalteng, Walhi Kalteng Soroti Karhutla Berulang di Area Konsesi Perusahaan
Sesaat setelah terpilih dengan menempuh proses panjang tersebut, Janang menyampaikan bahwa, militansi suruh stakeholder yang berakar rumput pada masyarakat desa menurutnya akan terus diperkuat untuk menjaga dan mengawal kebijakan yang berkeadilan terhadap ekologis dan manusia.
“Di tengah negara yang sangat menjunjung tinggi militerisme, kamis sebagai organisasi berharap adanya kebijakan yang bisa melindungi segenap warga Indonesia dan lingkungan hidup,” katanya, Rabu (1/4/2016).
Ia menerangkan, luasan penguasaan korporasi skala besar atau hampir 60 persen saat ini berpengaruh kepada ruang hidup masyarakat dan lingkungan hidup itu sendiri.
“Walhi Kalteng dan masyarakat adat pada umumnya mesti harus berkolaborasi ke depan, khususnya untuk merebut kembali ruang hidup dan kemudian ini menjadi jaminan bagi keberlangsungan hidup dan lingkungan,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia turut menyoroti perihal bencana ekologis yang terjadi Kalteng saat ini sudah semakin besar dan luas. Hal tersebut ditunjukan dengan lokasi bencana yang sebelumnya berada di daerah hilir, saat ini sudah bergeser ke bagian hulu.
Baca Juga :Â WALHI Kalteng Nilai Kebijakan Semrawut Dapat Memicu Bencana Ekologis Skala Besar
Kendati demikian, pihaknya juga mencatat bahwa untuk bencana banjir di Kalteng setiap tahunnya semakin menurun.
“Ini menandakan bahwa kondisi lingkungan hidup di Kalteng sedang tidak baik-baik saja. Walhi pun terus berkomitmen untuk mengawal dan kebijakan negara, khususnya juga pemerintahan di Kalteng untuk bertobat secara ekologis,” tukasnya. [Red]














Discussion about this post