Struktur itu dinilai tahan terhadap banjir, hanya saja pergeseran bronjong akibat abrasi kuat pada titik yang langsung berhadapan dengan laut sehingga terjadilah hantaman dan kerusakan, dimana ahir tahun lalu terjadi abrasi.
“Saat terjadi gelombang pasang, pasir dan material ikut terbawa ke laut dan mengalami kerusakan. Hal itu menjadikan bronjong tidak lagi kuat dan memadai. Solusinya adalah sheet pile baja, dan akan segera kita kerjakan secara bertahap,” jelasnya.
Baca Juga : Pastikan Kelancaran Pelaksanaan Proyek, Disperkimtan Gelar MC-0
Sheet pile baja yang akan digunakan itu, lanjut Rody, akan ditancapkan hingga kedalaman 12-18 meter, dengan material sudah dalam proses pemesanan dan diharapkan tiba dalam waktu dekat untuk mempercepat perbaikan, dimana hal ini dapat selesai rampung Juni sampai Juli 2025.
“Misalnya kalau kita paksakan juga pakai bronjong, dan air pasang atau banjir, tentu akan rusak lagi dan jalan bisa putus. Nantinya bronjong itu akan ditempatkan di titik rendah abrasi, dan titik yang rusak tersebut yang sedang dikerjakan akan menggunakan Sheet Pile karena berhadapan langsung dengan laut,” tuturnya.
Jadi, ia menambahkan, bukan karena kekeliruan kontraktor dalam pengerjaan, melainkan kerusakan tersebut murni disebabkan oleh bencana alamiah, saat ini sedang dilakukan upaya penanganan pengerjaanya.
Lebih lanjut, Rody mengungkapkan, ruas jalan titik yang terdampak sekitar 300 meter, dan penanganan menjadi prioritas utama karena intensitas abrasi secara alamiah sangat tinggi apalagi gelombang pasang.
Baca Juga : Proyek Pembangunan Jalan Butuh Kajian Menyeluruh
“Mohon doanya, semoga dalam tiga bulan kedepan dapat selesai, dengan kondisi yang cukup berat kami yakin dapat melakukanya untuk kembali dapat dinikmati Masyarakat,” tutupnya.
Diinformasikan sebelumnya, terjadi abrasi akibat curah hujan tinggi dan banjir pada Desember 2024 lalu sehingga membuat abrasi bagian pinggir jalan. Hal itu juga membuat terjadinya penurunan pasangan bronjong, di wilayah perbaikan jalur jalan Ujung Pandaran-Kuala Pembuang. Setelah dilakukan pengecekan dimana adanya permasalahan teknis, terjadi penurunan pekerjaan Bronjong Pada Daerah daerah titik tertentu pada item pekerjaan Pasangan beronjong. [Red]














Discussion about this post