Jalan Trans Kalimantan di Bukit Rawi Kembali Tergenang, PUPR Siapkan Alat Berat.

Kalteng TodayPalangka Raya, – Akibat tingginya curah hujan, saat ini Jalan Trans Kalimantan yang berada di Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, saat ini terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 30 cm dan panjang sekitar 1 kilometer.

Walaupun saat ini masih aman dilalui kendaraan, namun Pemrov Kalteng sudah melakukan langkah antisipasi.

Kepala Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kalteng Shalahuddin, Kamis (1/3/2021) menjelaskan, saat ini mereka menyiapkan dan mensiagakan alat berat serta menurunkan tim untuk melakukan pemantauan kondisi banjir.

” Kami juga melakukan koordinasi dengan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional untuk melakukan kesiapsiagaan baik alat berat dan tim guna memantau kondisi ruas jalan untuk dapat diantisipasi guna membantu aktifitas masyarakat,” terangnya.

Cek jalan. Kepala Dinas PUPR Provinsi H. Shalahuddin melihat kondisi jalan dan banjir, di Jalan Bukit Rawi, Pulang Pisau, untuk dilakukan antisipasi dan penanganan awal, Kamis (1/4/2021). Foto: dok PUPR Kalteng

Selain itu yang dilakukan yakni dengan memasang garis pembatas di titik banjir terdalam dan jalan yang rusak.

“Pihak balai juga menurunkan tim untuk melakukan pemantauan jalur jalan dan pengaturan bertahap. Ini kami apresiasi,” ujar. Shalahuddin.

Untuk diketahui, Jalan Trans Kalimantan yang berada di Desa Bukit Rawi ini merupakan langganan banjir apabila memasuki musim penghujan.

Padahal ruas jalan ini adalah urat nadi yang menghubungkan Palangka Raya dengan 5 kabupaten di Kalteng seperti Gunung Mas, Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya.

Baca Juga : Kerusakan Ruas Jalan Trans Kalimantan Bahayakan Pengguna Jalan

Sementara itu menurut Ilham, PPK Wilayah III Balai Kecil Pelaksanaan Jalan Nasional Kementrian PUPR di Provisi Kalteng, menjelaskan, pengerjaan jalan ini dilakukan secara multiyears itu akan selesai di tahun 2022.

Saat ini terus dikerjakan tiang pancang dan peletakan bagian jalan layang dengan panjang total 3,1 kilometer dan yang sudah terpancang 1,3 kilometer.

“Saat ini pelaksanaan pekerjaan jembatan layang sudah 6 bulan dari target 22 bulan dengan.anggaran Rp. 165 miliar,,”jelasnya. [Red]

Baca Juga

Add New Playlist