kaltengtoday.com – Bahasa asing yang masuk kedalam bahasa Indonesia harus betul-betul disaring. hal ini agar bahasa asing tidak menjadi tuan rumah di Indonesia sementara justru bahasa Indonesia menjadi tamu dinegerinya sendiri.
“Salah satu usaha adalah bagaimana kita menampung semua konsep yang ada dengan menggunakan kata dan istilah Indonesia. Bahasa asing yang masuk kedalam bahasa Indonesia itu harus betul- betul kita saring,”Kata Kepala Balai Bahasa Kalteng, I Wayan Tama, Senin (25/11) saat Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi media massa di Kalteng.
“Banyak juga bahasa asing yang bisa di Indonesiakan, misalnya break (istirahat) bisa dirubah kedalam bahasa Indonesia menjadi rehat. Atau kata ballroom menjadi tempat rapat . Sekarang yang penting itu bagaimana kita menjadikan bahasa Indonesia menjadi tuan rumah dinegerinya sendiri dan bukan sebagai tamu dinegeri sendiri, “ujar Wayan.
I Wayan Tama menyebutkan, kegiatan selama 3 hari tu (25-27 Nopember 2019) itu tujuan akhirnya adalah agar media massa, baik cetak maupun elektronik, khususnya di Kalimantan Tengah memiliki kepiawaian. Oleh karena itu jurnalis harus memiliki kepiawaian berbahasa dalam menulis,katanya.
Dibagian lain disebutkannya, dari hasil survey menyebutkan budaya menulisbangsa Indonesia masih rendah bahkan di bawah Thailand. Karena itu perlu ditingkatkan kompetensi menulis dan memanfaatkan media sebagai ajang membudayakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kamus besar,pungkasnya.
Dhann-KT














Discussion about this post