Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Jelang peringatan momen Sumpah Pemuda di Tahun 2022 Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang secara khusus bertemu dengan banyak kaum muda dan gerakan mahasiswa di Kota Palangka Raya.
Tepatnya pada Minggu (23/10) lalu, dirinya bertemu dengan para sahabat dari Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) cabang Palangka Raya.
Baca juga :Â Agustin Teras Narang Soroti RUU Tentang Provinsi Kalteng
“HMI adalah bagian dari gerakan mahasiswa yang melahirkan banyak pemimpin bangsa dan intelektual ternama,” katanya kepada awak media, Selasa (25/10).
Dalam kesempatan pertemuan sebelumnya tersebut, dirinya bersilaturahmi dan sekaligus menyampaikan perubahan posisi dirinya di alat kelengkapan DPD RI, yang dari sebelumnya di Komite I menjadi Komite II.
“Di Komite II, salah satunya berkaitan dengan pengelolaan dan konservasi sumber daya alam. Saya melihat kerja-kerja pengawalan di sektor ini membutuhkan peran generasi muda,” ungkapnya.
Dirinya juga menyampaikan tentang bagaimana dalam reses sebelumnya telah melihat potensi besar sektor perikanan Kalteng yang khas dengan perairan gambut.
“Terkait dengan datangnya Bonus Demografi 2035 yang meningkatkan komposisi generasi muda dalam demografi kita, saya harap generasi muda akan mulai jeli dan terlibat dalam optimalisasi potensi daerah, khususnya di sektor perikanan,” terangnya.
Mantan Gubernur Kalteng ini menegaskan, sudah saatnya generasi muda, terlebih mahasiswa yang tergabung di dalam HMI serta organisasi yang tergabung dalam gerakan Cipayung lain untuk dipersiapkan dan mempersiapkan diri menghadapi Bonus Demografi ini.
“Saya harap program kerja dan kaderisasi yang dilakukan menghasilkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berbasis potensi pengembangan daerah,” jelasnya.
Baca juga :Â Teras Narang Berbagi Pengalaman Bersama Rotary Club of Jakarta Metropolitan
Lebih lanjut, setiap anggota menurutnya harus mengarusutamakan semangat kewirausahaan, agar angkatan muda ini dapat memiliki kemandirian menciptakan lapangan kerja, dan alih-alih menunggu peluang kerja yang tidam selalu terbuka lebar.
“Secara khusus dari pertemuan dan tour saya ke organisasi gerakan mahasiswa seperti PMII, KMHDI, PMKRI, GMNI, HMI, GMKI, dan komunitas pemuda lain selama masa reses, saya harap ada perhatian dari pemerintah daerah,” tuturnya.
Ia juga mendorong agar pemerintah kota dan provinsi mendesain serta menyiapkan program kolaborasi dengan organisasi kemahasiswaan ini.
“Agar ada upaya akselerasi percepatan pembangunan sumber daya manusia yang memperkuat kesiapan kita menyambut bonus demografi,” tutupnya.[Red]














Discussion about this post