Kalteng Today – Pulang Pisau, – Anggota Fraksi Nasional Demokrat (NasDem), Amilson pada Rapat Paripurna ke 18 Masa Persidangan III, menyampaikan Pandangan Umum Fraksi atas Pidato Bupati Pulang Pisau tentang Pengantar RAPBD Tahun 2020, 22 September 2020.
“Kami dari Fraksi Partai NasDem Kabupaten Pulang Pisau, mengharapkan dengan diajukannya Rancangan Peraturan Daerah tentang pengantar APBD Tahun Anggaran 2021, nantinya dapat digunakan sebaik-baiknya dan bertanggung jawab untuk mencapai hasil yang lebih maksimal dengan tidak lupa memperhatikan skala prioritas guna tepat sasaran dan efisiensi anggaran,” ungkap Amilson, ketika dikonfirmasi Kaltengtoday, Rabu (22/10/2020).
Dijelaskannya, bahwa Partai NasDem berkesimpulan dapat memahami dan menerima tentang penyampaian pidato Bupati Pulang Pisau terhadap Raperda tentang APBD Kabupaten Pulang Pisau Tahun Anggaran 2021 dan selanjutnya dapat dibahas dalam rapat gabungan dengan pihak eksekutif sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.
“Saran dan kritik serta harapan kepada eksekutif untuk melakukan pembangunan yang dibiayai oleh APBD Tahun Anggaran 2021 antara lain, perlunya kejelasan untuk lelang jabatan Eselon Dua Sekda karena sudah 4 tahun masih plt, lalu aktivitas guru mengajar di Desa Paduran Sebangau dimana gurunya masuk diatas pukul Sembilan dan kalau jalan rusak atau banjir kami berharap agar dinas pendidikan memberikan sanksi terhadap guru-guru tersebut,” tegasnya.
Setelah itu, lanjutnya, bahwa perlunya penempatan guru-guru PNS di sekolah-sekolah yang masih kekurangan guru, juga banyaknya bangunan sekolah harus diperbaiki atau direhab serta perlunya pengadaan meubeler untuk sekolah tingkat SD dan SMP.
“Perlunya untuk rehab berat dan pembangunan jembatan beton serta Jalan Kabupaten Pulang Pisau diwilayah kecamatan Kahayan Kuala dari Bahaur Hulu Permai sampai Cemantan, karena sampai saat ini pondasinya sudah sangat parah,” ucapnya.
Baca Juga : DPRD Pulang Pulang Pisau Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol Covid-19
Kemudian, Fraksi NasDem juga memberikan saran agar perlunya perbaikan jalan dari jalan lintas menuju desa hanua di kecamatan banama tingang, kemudian Peningkatan jalan Desa Goha ke Desa Bawan sepanjang 1,5 kilometer, dan Peningkatan jalan dari jalan lintas Desa Maliku menuju Desa Bantangan kurang lebih 5 kilometer dan bangunan 4 buah jembatan karena tidak pernah dikerjakan atau realisasi sejak tahun 2004.
“Terakhir kami juga mengharapkan seperti peningkatan jalan masyarakat umum Desa Goha sepanjang 800 Meter dan Pembuatan Pagar dan Halaman Komplek Sandung di Desa Goha, lalu
Program BSPS atau Bedah Rumah di desa rumah Goha dan Tanjung Sengalang yang tepatnya di Sei Lais,” pungkasnya. [Denny-KT]














Discussion about this post