Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Ketua Yayasan Kesehatan PGI Cikini, Agustin Teras Narang menyebutkan kualitas tenaga kesehatan datang dari pendidikan yang baik.
“Pendidikan yang baik datang dari kualitas lembaga pendidikan, termasuk di dalamnya manajemen hingga fasilitas pendidikan kesehatannya,” kata Teras Narang, Rabu (25/2/2026).
Baca Juga :Â KMHDI Kalteng Silaturahmi dengan Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang
Ia mengaku sangat bangga, sekaligus mohon dukungan doa dari publik, sebab pihaknya memulai peletakan batu pertama pembangunan gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (STIKES PGI) Cikini pada Senin, (23/2/2026) lalu.
“Di bawah hujan berkat saat momen peletakan batu pertama yang semoga jadi pertanda baik, pembangunan gedung ini dimulai dengan harapan besar akan semakin majunya layanan kesehatan masyarakat kita ke depannya,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, pembangunan ini merupakan mandat dan harapan banyak pihak yang ada di PGI, agar pihaknya sebagai pelaksana di Yayasan Kesehatan PGI Cikini, dapat melayani secara lebih baik kesehatan masyarakat Indonesia.
“Ada banyak tantangan, namun dengan pertolongan Tuhan dan dukungan banyak pihak khususnya dari pimpinan PGI, seluruh usaha baik ini kiranya akan menjadi tanda berkat bagi jemaat, masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.
Ia menegaskan, pembangunan gedung yang akan meningkatkan kualitas proses belajar calon tenaga kesehatan dan pihaknya pembangunan berjalan baik, serta akan berdampak pada semakin baiknya kualitas tenaga kesehatan yang lulus dari STIKES.
“Terlebih karena ada banyak masalah kesehatan di tanah air, yang akan dapat diurai bila lembaga pendidikan kesehatannya menghasilkan tenaga kesehatan yang juga unggul,” ucapnya.
Sebagai Ketua Yayasan Kesehatan PGI Cikini, ia sangat mengapresiasi dukungan seluruh pihak. Sehingga proses transformasi pada lembaga pendidikan ini terus dapat berjalan baik, dari waktu ke waktu.
Baca Juga :Â Agustin Teras Narang Soroti RUU Tentang Provinsi Kalteng
“Setelah perubahan dari akademi menjadi STIKES hingga penataan manajemen pendidikan, kini berlanjut dengan pengembangan fasilitas gedung yang diharapkan akan jauh lebih baik,” ujarnya.
“Saya sangat menaruh harapan transformasi berkesinambungan yang baik ini, akan menghasilkan buah-buah baik bagi kita semua,” imbuhnya.
Dengan semangat satu hati dan kesadaran akan kelemahan serta kekurangan yang membuat semua mesti berkolaborasi, ia juga berharap, semua akan dapat mengawal serta menyelesaikan pembangunan gedung STIKES PGI Cikini ini dengan baik.
Menurutnya juga, termasuk membawa dampak baik pada proses pembelajaran. Sebab gedung sebaik apa pun, tanpa kemampuan pengurus mengerjakan tugas pelayanan bersama dalam mendidik dengan baik, maka tidak akan menambah manfaat.
“Saya berharap dan mohon dukungan doa kita sekalian, agar pada 2027 mendatang, semua agenda pembangunan gedung STIKES PGI Cikini ini dapat diselesaikan dengan baik,” jelasnya lagi.
Terlebih, hal ini pemugaran cagar budaya Rumah Raden Saleh yang ada dalam kompleks, pembangunan gedung baru Rumah Sakit Primaya PGI Cikini, hingga Rumah Duka, yang membuat aset jemaat melalui PGI ini akan makin berarti serta kian berkontribusi bagi kepentingan negeri tercinta ini.
Baca Juga :Â RUU Daerah Kepulauan Dapat Lampu Hijau Pemerintah, Teras Narang Dorong Kolaborasi
“Sehingga pada akhir tugas kami sebagai pengurus yayasan yang mengelola semua aset ini, tahun 2028 mendatang, semuanya selesai dan dapat berkemanfaatan,” ungkapnya lagi.
“Bersama, mari membangun negeri ini secara bergotong royong, termasuk melalui peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan kita,” tutupnya. [Red]














Discussion about this post