Kalteng Today
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini
No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kalteng Today

Ingat! Jangan Pernah Bawa Jajanan Ini Saat Berkendara Malam Hari Di Kalimantan

by Redaksi
29/10/2019
A A
Jajanan Kue Lupis

Jajanan Kue Lupis

Ini adalah sebuah cerita nyata yang baru dialami seorang teman wartawan saat harus berkendara pada malam hari dipedalaman tepatnya di Jalan Trans Kalimantan.

Wartawan sebuah terbitan Jakarta itu mengaku mendapatkan pengalaman yang menurutnya horor dan  tak pernah terlupakan seumur hidupnya.

Ceritanya, saat perayaan Hari Raya Idhul Adha lalu, ia bersama suami dan seorang anaknya mudik ke Banjarmasin, Kalsel untuk melakukan ziarah kubur orang tuanya.

Karena saat itu adalah hari raya, maka dirumah sang kakak, sejumlah makanan lezat terhidang, mulai ketupat, opor ayam, kering tempe dan tak ketinggalan jajan pasar yang terbuat dari ketan seperti lemang hingga lupis.

Untuk diketahui lemang adalah makanan tradisional yang terbuat dari ketan dan untuk memasaknya dimasukan kedalam bambu. Sedangkan Lupis adalah kue khas yang terbuat dari ketan rasanya manis dan bewarna hijau karena dicampur dengan  hijau pandan sehingga baunya harum. Untuk menikmati lupis cukup ditaburi kelapa parut dan dibaluri dengan cairan kental gula merah.

“Kerena rasanya yang lezat itulah suami saya ingin membawa pulang ke Palangka kue Palangka Raya,”ujarnya.

Namun ia mengaku menolak untuk membawa kue lupis itu mengingat perjalanan pulang ke Palangka Raya akan ditempuh pada malam hari mengingat padatnya acara saat itu. Sebab menurut dia, berdasarkan cerita dari mulut ke mulut, bila melakukan perjalanan dipedalaman Kalimantan pada malam hari, jangan pernah membawa jajan pasar seperti Lemang, lupis, apem hingga telur dan sejenisnya.

Makanan jenis ini menurut  kisah adalah merupakan makanan sesaji dan juga makan yang sangat digemari oleh penghuni “alam sana”.

“Saya ingat Almarhum ibu pernah bilang jangan pernah bawa jajanan itu kalau berkendara  dipedalaman jalan Kalimantan”.

Selain sang ibu, adik iparnya juga sudah mengingatkan agar tak usah bawa kue lupis karena pulangnya malam hari. Kalaupun mau dibawa agar dilemparkan sedikit kejalanan sambil mengucapkan, “Datuk kami berbagai kue, kami iangan diganggu,” ujarnya menirukan.

“Tapi suami saya  tetap ngotot untuk membawanya dengan alasan tahayul dan belum ada buktinya. Walupun sedikit jengkel kue lupis itu akhirnya kita bawa juga,”katanya. 

Nah disinilah kisah horor itu dimulai. Ceritanya saat itu ketika magrib ia dan keluarganya  sudah memasuki sekitar Jembatan Pulang Pisau, jembatan sepanjang hampir 500 meter diatas Sungai Kahayan.

Tak membutuhkan lama, wanita diberi kelebihan Indra keenam untuk  bisa melihat dunia lain  mengaku saat menyetir dan masuki. Jembatan,  ia merasa  seperti ada orang yang menepuk lengannya sebanyak dua kali. Iapun menoleh ke sang suami tapi ternyata suaminya sedang mendengkur di bangku belakang.

“Sayapun berhenti dan memutuskan untuk ‘membagi’ kue dan bergantian menyopir dengan suaminya. Namun justru saat tak menyopir inilah semakin banyak ‘penduduk alam lain’ yang datang menyapa dan seolah-olah ingin meminta jatah kue itu.

“Tak henti-hentinya.saya berdoa dalam hati kepada Tuhan agar perjalanan kami dilancarkan,”.

Kejadian ini terus menerus hingga memasuki jalan layang di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau 

Ia juga merasakan setelah sang suami gantian menyopir ternyata suaminya semakin ngebut dan saat ditegur suaminya mengatakan tidak ngebut.

“Karena takut terjadi apa-apa,  hampir satu jam perjalanan, kendali stir saya ambil alih,”ujarnya.

Kejadian horor yang silih berganti itu kata dia berlangsung hampir dua jam selama perjalanan dari Kabupaten Pulang Pisau ke Palangka Raya. Dan saat masuk kota Palangka Raya barulah kondisi kembali normal.

“Dengan kejadian ini saya kapok dan tak mau lagi membawa jajanan seperti itu saat  berkendara pada malam hari di jalan Trans Kalimantan,”pungkasnya.

Dhan-KT

Baca Juga

Damang Hermas Pastikan Basara Hai Tak Diskriminatif, PT BAP Diminta Hadir Buka Data dan Adu Fakta

Damang Hermas Pastikan Basara Hai Tak Diskriminatif, PT BAP Diminta Hadir Buka Data dan Adu Fakta

09/08/2026

...

Basara Hai Takian Petak Digelar 10 Agustus, Sembilan Mantir Adat Jadi Syarat Mutlak Persidangan

Basara Hai Takian Petak Digelar 10 Agustus, Sembilan Mantir Adat Jadi Syarat Mutlak Persidangan

08/08/2026

...

Basara Hai Sengketa Takian Petak Dijadwalkan 10–15 Agustus, Erko Mojra Minta Sanksi Adat Berat untuk PT BAP

Basara Hai Sengketa Takian Petak Dijadwalkan 10–15 Agustus, Erko Mojra Minta Sanksi Adat Berat untuk PT BAP

08/08/2026

...

Putusan Sudah Membebaskan, Rudi Baru Keluar 24 Hari Kemudian: “Penjara Menyekolahkan Kami untuk Melawan”

Putusan Sudah Membebaskan, Rudi Baru Keluar 24 Hari Kemudian: “Penjara Menyekolahkan Kami untuk Melawan”

08/08/2026

...

Keruk Dulu, Bayar Belakangan? Tambang Silika di Sebabi Dituding Langgar Kesepakatan Ganti Rugi

Keruk Dulu, Bayar Belakangan? Tambang Silika di Sebabi Dituding Langgar Kesepakatan Ganti Rugi

07/08/2026

...

Discussion about this post

ARTIKEL TERBARU

Damang Hermas Pastikan Basara Hai Tak Diskriminatif, PT BAP Diminta Hadir Buka Data dan Adu Fakta
Berita

Damang Hermas Pastikan Basara Hai Tak Diskriminatif, PT BAP Diminta Hadir Buka Data dan Adu Fakta

09/08/2026
Basara Hai Takian Petak Digelar 10 Agustus, Sembilan Mantir Adat Jadi Syarat Mutlak Persidangan
Berita

Basara Hai Takian Petak Digelar 10 Agustus, Sembilan Mantir Adat Jadi Syarat Mutlak Persidangan

08/08/2026
Basara Hai Sengketa Takian Petak Dijadwalkan 10–15 Agustus, Erko Mojra Minta Sanksi Adat Berat untuk PT BAP
Berita

Basara Hai Sengketa Takian Petak Dijadwalkan 10–15 Agustus, Erko Mojra Minta Sanksi Adat Berat untuk PT BAP

08/08/2026
Putusan Sudah Membebaskan, Rudi Baru Keluar 24 Hari Kemudian: “Penjara Menyekolahkan Kami untuk Melawan”
Berita

Putusan Sudah Membebaskan, Rudi Baru Keluar 24 Hari Kemudian: “Penjara Menyekolahkan Kami untuk Melawan”

08/08/2026
Keruk Dulu, Bayar Belakangan? Tambang Silika di Sebabi Dituding Langgar Kesepakatan Ganti Rugi
Berita

Keruk Dulu, Bayar Belakangan? Tambang Silika di Sebabi Dituding Langgar Kesepakatan Ganti Rugi

07/08/2026
Dari Ruang Arsip ke Kursi Tersangka : Senyap Panjang Kasus KPU Kotim Akhirnya Pecah
Berita

Dari Ruang Arsip ke Kursi Tersangka : Senyap Panjang Kasus KPU Kotim Akhirnya Pecah

06/08/2026

Kalteng Today

Ikuti Kami di Media Sosial

TrustWorthy News

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Nasional
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik

Download Aplikasi

Rubrik

  • Berita
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Eksekutif
  • Legislatif
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Tips Trik

Download Aplikasi

© Hak cipta 2022 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Info Iklan

No Result
View All Result
  • Berita
  • Eksekutif & Legislatif
    • Legislatif
      • DPRD Kalteng
      • DPRD Barito Selatan
      • DPRD Barito Timur
      • DPRD Barito Utara
      • DPRD Gunung Mas
      • DPRD Kapuas
      • DPRD Katingan
      • DPRD Kotawaringin Barat
      • DPRD Kotawaringin Timur
      • DPRD Lamandau
      • DPRD Murung Raya
      • DPRD Palangka Raya
      • DPRD Pulang Pisau
      • DPRD Seruyan
      • DPRD Sukamara
    • Eksekutif
      • Pemprov Kalimantan Tengah
      • Pemkab Barito Selatan
      • Pemkab Barito Timur
      • Pemkab Barito Utara
      • Pemkab Gunung Mas
      • Pemkab Kapuas
      • Pemkab Katingan
      • Pemkab Kotawaringin Barat
      • Pemkab Kotawaringin Timur
      • Pemkab Lamandau
      • Pemkab Murung Raya
      • Pemkab Pulang Pisau
      • Pemkab Seruyan
      • Pemkab Sukamara
      • Pemko Palangka Raya
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Tips Trik
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Cek Fakta
  • Opini

© Hak cipta 2021 Kaltengtoday.com | Hak cipta dilindungi hukum.