Kalteng Today – Palangka Raya, – Indikator Politik Indonesia yang berpusat di Jakarta mengaku tidak pernah mempublikasikan data survei Pilkada Kalteng baik dalam bentuk gambar, grafis dan sejenisnya.
Dalam rilis yang ditandatangani Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Buhanuddin Muhtadi ( 3/11/2020) menyatakan, berdasarkan informasi dikalangan masyarakat Kalteng, pihaknya menemukan beredarnya data dalam bentuk gambar/grafik (capture) tabel perolehan 2 (dua) paslon pilkada Kalteng khususnya di media sosial (facebook).
Menangapi hal itu, Indikator Politik Indonesia menegaskan, mereka tidak pernah mempublikasikan data survei Pilkada Kalteng baik dalam bentuk gambar, grafis dan sejenisnya.
Kemudian tertulis digambar (capture gambar)”Indikator Kajian Opini Publik”. Penting disampaikan bahwa lembaga/institusi/nama tersebut bukan dan tidak ada hubungan sama sekali dengan lembaga Indikator Politik Indonesia.

Dan untuk logo, identitas dan Publikasi Indikator Politik Indonesia bisa dicek di web resmi : www. Indikator.co.id
Terpisah, Divisi Komunikasi dan Media Indikator Politik Indonesia, F. Hidayat ketika dihubungi, Selasa (3/11/2020) menjelaskan, pihaknya mengeluarkan rilis itu karena ada yang bertanya apakah betul mereka telah mengeluarkan hasil survei di Kalteng.
“Saya tegaskan, kita tak pernah keluarkan apa-apa di Kalteng. Dan setelah dicek ternyata memang ada beberapa di medsos (facebook) ,”ujarnya.
Baca Juga: Pilkada Kalteng 2020, Ini Hasil Survei Charta Politica Untuk Dua Paslon
Kedua, yang harus ditegaskan yakni Tidak ada hubungananya sama sekali anatara Indikator yang diberitakan itu dengan Indikator Politik Indonesia.
“Kita menduga itu sengaja dikait- kaitkan dengan Indikator Politik Indonesia sehingga kita merasa perlu membuat pernyataan . Kita berharap lembaga bersangkutan memberikan penjelasan,”pungkasnya. [Red]














Discussion about this post