Kaltengtoday.com, Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas inflasi serta memperkuat pendidikan antikorupsi di daerah.
Hal tersebut disampaikan Patih Herman AB usai Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkai dengan launching buku panduan dan bahan ajar pendidikan antikorupsi secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Aula C Setda Barito Utara, Senin (11/5/2026).
Baca Juga: Digitalisasi Pendidikan Diperkuat, Guru Didorong Maksimalkan IFP Merah Putih
Menurutnya, pengendalian inflasi menjadi salah satu agenda penting karena berkaitan langsung dengan harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat.
“Kami dari DPRD Barito Utara sangat mendukung langkah pemerintah daerah mengikuti rakor ini, karena pengendalian inflasi menjadi salah satu hal penting yang langsung dirasakan masyarakat, terutama terkait harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat,” kata Patih Herman AB.
Ia menilai koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat agar distribusi barang, stabilitas harga pasar dan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.
Baca Juga: Nety Herawati Apresiasi Workshop Cipta Lagu Anak dan APE oleh HIMPAUDI
“Koordinasi antar instansi harus terus diperkuat, baik dalam menjaga distribusi barang, kestabilan harga pasar maupun ketahanan pangan daerah. DPRD tentu siap mendukung program-program pemerintah daerah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Selain isu inflasi, Patih Herman AB juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan antikorupsi melalui peluncuran buku panduan dan bahan ajar yang dilakukan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Baca Juga: Soroti Tanggung Jawab Perusahaan, DPRD Minta Penanganan Genangan KM 34 Diawasi Ketat
Menurutnya, pendidikan antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini guna membentuk karakter generasi muda yang menjunjung nilai kejujuran dan integritas.
“Pendidikan antikorupsi harus menjadi bagian penting dalam membangun mental dan karakter generasi penerus bangsa. Dengan adanya buku panduan dan bahan ajar ini diharapkan mampu memperkuat budaya jujur dan transparan di lingkungan pendidikan maupun pemerintahan,” tambahnya.
Sebelumnya, Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2026 dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri dan diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia melalui Zoom Meeting. Di Kabupaten Barito Utara, kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Barito Utara Drs Muhlis didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian M Mastur serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan H Siswandoyo bersama sejumlah perangkat daerah terkait. [Red]













Discussion about this post