Kaltengtoday.com, Tamiang Layang – Mungkin berbeda dengan yang terdahulu, kali ini, perayaan hari jadi ke -24 Partai Demokrat oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Barito Timur, dilaksanakan dengan penih kesederhanaan. Tak ada dentuman atau hingar bingar musik atau hiburan. Hanya kumpul bersama dalam suasana kekeluargaan, dan memotong nasi tumpeng.
Pada poin yang lebih penting, adalah sama-sama mendengar pidato Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono secara virtual/zoom meeting. Di mana lelaki yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di Kabinet Merah Putih tersebut. Berpesan agar seluruh kader partai, turun membaur ke segala lapisan masyarakat.
Baca Juga : Perkuat Koordinasi, Partai Demokrat Kalteng Gelar Rakorda
“Semua pengurus dan anggota partai di kabupaten/kota, agar berinteraksi, berbicara dari hati ke hati, dengan warga masyarakat dari berbagai profesi serta lintas generasi. Mendengarkan secara seksama apa yang menjadi aspirasi, serta permasalahan yang mereka hadapi hari ini,” ujar Agus Harimurti Yudhoyono, atau yang biasa akrab disebut AHY.
Ditambahkan AHY, Partai Demokrat ikut berduka dan berbelasungkawa atas insiden demonstrasi yang menimbulkan korban jiwa. Dan sebagai bentuk empati dan turut merasakan keprihatinan, perayaan HUT ke-24 Partai Demokrat ini dilaksanakan jauh dari kesan meriah. Yang penting adalah sederhana, namun penuh makna.
Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Bartim, Raran AMd, melalui salah satu pengurus, Joko Soebandono SE tadi (Rabu, 10/9/2025) saat berkomunikasi lewat chat WhatsApp (WA), acara ini dilangsungkan serentak dengan seluruh DPC di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Tengah.
Baca Juga : Fraksi Partai Demokrat : Perubahan APBD untuk melakukan penyesuaian kondisi terkini
“Acara hanya berupa berkumpul bersama, kemarin (Rabu, 10/9/2025) yang dihadiri pengurus DPC dan semua pengurus anak cabang (PAC) dari seluruh kecamatan yang ada di Kab Bartim, juga Ketua DPC Partai Demokrat Kab Bartim Raran AMd, beserta dua legislator dari Partai Demokrat Bartim, yaitu Depe SE dan JM Idat.” kata Raran melalui Joko.
Setelah mendengarkan pidato, para pengurus Partai Demokrat dari DPC dan PAC pun mengikuti pembacaan doa bersama untuk bangsa. Baru kemudian dilanjutkan dengan pemotongan gunungan nasi tumpeng, yang menyimbolkan rasa syukur juga harapan tentang kebersamaan, keseimbangan dan hubungan manusia dengan Tuhan. Dan secara simbolik, tumpeng menyiratkan bentuk gunung, di mana puncaknya yang meruncing ke atas, adalah lambang ketundukan terhadap Yang Maha Kuasa. [Red]














Discussion about this post