Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Kenaikan harga berbagai jenis plastik di Kota Palangka Raya mendapat perhatian dari DPRD setempat. Pemerintah daerah diminta segera melakukan langkah pengendalian agar lonjakan harga tidak semakin membebani masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan sektor UMKM yang bergantung pada kemasan plastik.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari, mengatakan kenaikan harga plastik perlu menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap biaya operasional masyarakat dan pelaku usaha.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa adanya upaya pengendalian dari pemerintah bersama pihak terkait.
Baca Juga: DPRD Palangka Raya Minta Pemerintah Selesaikan Sengketa Lahan di SMPN 7 Palangka Raya
“Fluktuasi harga seperti ini harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah, pelaku usaha, dan distributor perlu duduk bersama mencari solusi agar tidak membebani masyarakat,” ujar Tantawi, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, kenaikan harga plastik dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari terganggunya pasokan bahan baku hingga kondisi distribusi yang berdampak terhadap ketersediaan barang di pasaran. Akibatnya, harga plastik mengalami peningkatan hingga dirasakan oleh pedagang maupun konsumen.
Tantawi meminta pemerintah melalui instansi terkait melakukan pemantauan secara berkala terhadap ketersediaan stok dan jalur distribusi plastik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kelangkaan maupun kenaikan harga yang lebih tinggi.
Baca Juga: Warga Kelurahan Marang Minta Pemerintah Segera Perbaiki Jembatan Penghubung
Sebelumnya, kenaikan harga plastik di Palangka Raya dilaporkan mencapai sekitar 50 hingga 60 persen pada sejumlah jenis produk. Beberapa pedagang mengeluhkan kenaikan modal akibat terbatasnya pasokan plastik yang sebagian besar didatangkan dari luar daerah, seperti Surabaya dan Banjarmasin.
Selain pengawasan distribusi, DPRD juga mendorong adanya koordinasi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku usaha agar dapat menemukan solusi jangka pendek maupun jangka panjang.
Menurut Tantawi, pengendalian harga perlu dilakukan agar kenaikan biaya kemasan tidak ikut mendorong peningkatan harga barang yang dijual kepada masyarakat.
“Pemerintah perlu memastikan distribusi berjalan lancar dan ketersediaan barang tetap terjaga,” katanya.
DPRD Kota Palangka Raya berharap langkah cepat pemerintah dapat menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi masyarakat dan pelaku UMKM dari dampak kenaikan harga plastik.
[Red]














Discussion about this post