Kalteng Today – Palangka Raya, – Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Heri Purwanto mengajak masyarakat Kota Cantik agar bisa menanam cabai secara mandiri di rumah masing-masing. Pasalnya, harga cabai melangit, bahkan di pulau Jawa harga cabai Rp 80.000 per kilogram.
Dikatakannya, dengan menanam sendiri bisa menjadi solusi kepada masyarakat dalam mengatasi lonjakan harga kebutuhan cabai yang saat ini sedang terjadi. Mengingat konsumsi cabai di kota ini bisa dikatakan cukup tinggi.
“Saya sarankan minimal menanam dua pohon cabai saja di masing-masing rumah dan saya rasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan cabai dalam sebuah keluarga,” ucapnya, Selasa (5/1).
Baca juga : Partungkoan Toba Palangka Raya Laksanakan Mubes Ke 2
Menurutnya, melambungnya harga cabai merah ini dikarenakan pada saat musim hujan seperti ini, budidaya cabai terbilang cukup sulit karena diserang berbagai penyakit.
Selain itu pertumbuhan cabe juga tidak maksimal. Pada dasarnya,kata dia menanam cabai tidak memerlukan air yang terlalu banyak. Dengan kondisi cuaca yang kita alami saat ini tentunya budidaya cabai menjadi tantangan tersendiri.
Heri mengungkapkan, untuk menanam cabai sendiri sebenarnya cukup sederhana cukup siapkan pot dan menanam cabai pun terbilang cukup mudah perawatannya. Hanya saja perlu memperhatikan kondisi kandungan airnya saja.
“Pemerintah Kota Palangka Raya sudah banyak membantu petani-petani baik dari petani padi, buah-buahan maupun petani sayuran seperti petani cabai, namun sekali lagi karena faktor cuaca lah petani cabai mengalami kendala,” pungkasnya. [Red]














Discussion about this post