Kalteng Today – Palangka Raya, – Saat ini harga cabai di Kota Palangka Raya mengalami kenaikan akibat kelangkaan dan stok terbatas.
Salah seorang pedagang di Pasar Rajawali, Kota Palangka Raya, Sumi mengatakan bahwa kenaikan harga cabai ini lantaran stok menipis dari agen dan tengkulak .
“Harga cabai sekarang agak mahal dari harga yang kemarin, soalnya sekarang udah naik, per kilonya jadi Rp.120.000,”kata Sumi, Selasa (3/2/2021).
Sumi mengungkapkan bahwa sebelumnya harga cabai memang sempat mengalami penurunan di akhir bulan Januari kemarin, namun di awal bulan Februari harga cabai kembali naik.
“Memang akhir bulan Januari kemarin harga cabe sempat turun, dari yang awalnya Rp.100.000 per Kg, turun jadi Rp. 80.000 per Kg, tapi bulan ini naik lagi”ungkapnya.
Pedagang cabai tersebut juga mengakui bahwa kenaikan harga cabai ini dikarenakan stok dari agen berkurang sehingga para pedagang harus mengambil cabai dari petani.
“Ini kan cabenya di ambil dari petani dan dijual lagi sama tengkulaknya ke pasar sini, soalnya stok cabe yang dari agen biasanya kami ambil itu udah kurang, makanya kami nggak ngambil dari agen lagi”jelas Sumi.
Baca Juga :Â Pantau Harga Gas Elpiji, Polsek Danau Sembuluh: Pasokan Dan Harga Masih Aman
“Sebenarnya harganya itu tergantung hasil panen, karena kan ini musim hujan jadi hasil panen dari petaninya sedikit, makanya harga cabenya naik,”tambahnya. [Indri]














Discussion about this post