Kalteng Today – Palangka Raya, – Gubernur Sugianto Sabran memimpin Apel Gabungan Gelar Pasukan dan Peralatan Penanggulangan Karhutla Tahun 2020 di lapangan Mapolda Kalteng, Palangka Raya, Sabtu (04/07/2020).
Dalam arahannya Gubernur Kalteng mengatakan bahwa wilayah Provinsi Kalteng memiliki kerawanan terhadap terjadinya bencana, salah satunya yang sering terjadi adalah kebakaran hutan dan lahan yang sudah menjadi agenda kalender Kamtibmas tahunan.
“Dampak dari kebakaran hutan dan lahan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di Kalteng, akan tetapi juga dirasakan oleh masyarakat di Provinsi lain bahkan sampai ke negara tetangga. Selain kabut asap yang secara langsung dapat mengganggu kesehatan masyarakat, akibat Karhutla juga menimbulkan kerugian ekonomi khususnya kepada pemilik lahan maupun perkebunan yang areanya dilanda bencana Karhutla”, ungkap Sugianto Sabran dalam rilis Biro PKP Sekda Pemprov Kalteng , (4/7/2020).
Lebih lanjut Sugianto menyampaikan perlu adanya langkah-langkah pencegahan secara nyata dalam bentuk kesiapan Satgas Karhutla guna menyiagakan personil juga sarana prasarana yang akan
Sebagaimana prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG bahwa pada bulan Juli 2020 memasuki awal musim kemarau di Kalteng dan akan memasuki masa puncak kemarau pada bulan Agustus sampai dengan September 2020.
Upaya penanggulangan Karhutla di Provinsi Kalteng harus dilaksanakan secara sinergisitas antara TNI, Polri, serta stakeholder maupun potensi masyarakat lainnya, dan bertindak sebagai leading sector adalah BPBD yang ada di tingkat Provinsi dan kabupaten.
Usai memimpin apel gabungan, Gubernur meresmikan Command Center Ditreskrimsus Polda Kalteng yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Command Center yang dibangun tahun 2018 tersebut selesai direnovasi dan merupakan ruangan khusus yang digunakan dalam kegiatan pengelolaan Kamtibmas khususnya dalam kegiatan Pemilu dan Karhutla 2019.
Dari Comand Center Gubernur bersempatan berkomunikasi dengan Kepala Posko Karhutla di berbagai wilayah di Kalteng melalui aplikasi Hanyaken Musuh yang dikembangkan Polda. [Red]














Discussion about this post