kaltengtoday.com, – Sampit, – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bantah bahwa koalisi AKD permanen. Itu artinya, untuk membentuk koalisi Alat Kelengkapan Dewan itu telah berakhir.
Ketua Fraksi Gerindra Kotim H Ary Dewar mengatakan, apa yang disampaikan ini dalam rangka menyikapi sejumlah isu politik bahwa koalisi AKD yang terbentuk kemarin itu permanen. Dimana lima fraksi yang sebelumnya tergabung dalam reposisi AKD yang dimotori PAN, Golkar, Gerindra, PKB dan Nasdem. Kata Ary Dewar, Jum’at (18/2).
Dikatakannya, untuk koalisi Fraksi itu berlaku hanya untuk AKD saja selebihnya tidak ada lagi. Begitu AKD berakhir maka tidak ada lagi koalisi. Apalagi dikatakan koalisi itu permanen. katanya.
Katanya AKD sudah rampung sehingga koalisi itu secara tidak langsung bisa dikatakan sudah selesai
Artinya, nantinya setiap komisi akan bekerja kembali seperti biasa. Apalagi banyak agenda yang harus diselesaikan. Paparnya.
Baca juga :Â Ini Program Prioritas Pemkab Kotim di 2023 Mendatang
Ary pun menanggapi dengan santai terkait sikap Politik PDI Perjuangan dan Demokrat yang tidak menerima hasil reposisi itu merupakan kewenangan partai tersebut. “Tentu, ada tahapan dan ruang untuk tidak menerima hasil reposisi tersebut. Yang pasti koalisi AKD reposisi berakhir,”ucapnya.
Baca juga :Â Covid-19 Meningkat, Kotim Berlakukan PPKM Level 3
Dia menegaskan arah politik Gerindra jelas saja, yakni bersama pemerintah untuk bersama-sama membangun daerah ke depannya. “Saya juga membantah bahwa koalisi yang dibangun bersama sejumlah fraksi saat reposisi AKD itu mengganggu apalagi menghambat kerja pemerintah,”tutupnya.[Red]














Discussion about this post