kaltengtoday.com, Sampit – Islamic Center Sampit pada Minggu pagi, 19 Desember 2021 ramai didatangi oleh organisasi masyarakat dan juga siswa. Kedatangan masyarakat yang tergabung dalam beberapa organisasi ini bertujuan untuk memelihara bangunan atau aset pemerintah daerah agar bisa terawat dan terjaga.
Bahkan, dari pantauan Kaltengtoday dilapangan, memang bangunan yang menelan biaya miliaran rupiah ini banyak bangunan yang perlu untuk dibersihkan dan dirawat. Misalnya saja banyak debu, sampah dan sebagainya.
Perwakilan kegiatan, yakni Ketua Pita Putih Indonesia (PPI) Kotim Utari Riambarwati mengatakan, sehubungan dengan rasa keprihatinan bersama melihat kondisi beberapa ruang Islamic Centre Sampit yang memerlukan penanganan untuk menjaga kebersihannya, sehingga asset Pemerintah Daerah dapat terpelihara dan memiliki nilai ekonomis, sehingga tergeraklah kita bersama untuk berbuat dan bertindak.
Salah satu yang kami lakukan adalah melakukan Gerakan Bersama Peduli Bangunan Pemerintah (GBPBP). “Gerakan bersama membersihkan ruangan yang diperuntukan kegiatan masyarakat di Islamic Centre Kota Sampit,”Jelasnya, Minggu (19/12).
Baca Juga : Tempat Wisata di Kotim Tetap Dibuka Saat Nataru, Dengan Syarat?
Kegiatan ini memang sengaja kita lakukan untuk bisa bersama menjaga dan merawat asset daerah yang memang perlu untuk ditangani. Salah satu yang kita lakukan penanganan dan rawat ialah Islamic Center yang memang menjadi kebanggan warga Kotim. “Terlebih lagi bangunan tersebut menelan biaya yang tidak sedikit. Tentu diperlukan kebersamaan dalam menjaga, merawat dan memeliharanya,”ungkapnya.
Baca Juga : Ngeri, Warga Cempaga Kotim Temukan Tulang Manusia Saat Mengaduk Semen
Kata dia, yang terlibat kegiatan bersama tersebut diantaranya Pita Putih Indonesia, Fordayak Kotim, Muslimat NU, Aisiyah, Nasyiatul Aisiyah, Wanita Islam, PIPILIPI, Duta Genre, Purna Paskibraka, SMPN 3 dan siswa, Tandasnya. [Red]














Discussion about this post