kaltengtoday.com – Wakil Bupati Kotim HM Taufiq Mukri mengatakan untuk menangkal perubahan zaman dan juga perbaulan bebas yang terjadi saat ini. Untuk itu generasi muda harus dibekali ilmu agama dan diperlukan keterlibatan pemerintah dan ulama. Hal ini bertujuan agar berbagai macam prilaku negatif yang saat ini terjadi di masyarakat bisa dapat berkurang jika perlu tidak ada lagi.
“Apalagi saat ini ,pemuda Kotim harus dibekali dengan ilmu agama yang baik agar berbagai macam hal negatif atau yang merusak diri bisa diatasi. Artinya, ilmu agama itu adalah filter bagi kehidupan pemuda akan datang,”jelasnya kepada Kaltengtoday, belum lama ini.
Tentu, dengan pendidikan agama anak dapat memperoleh ajaran yang mengajarkan bagaimana berprilaku baik. “Apalagi pendidikan agama bukan saja masalah dunia, akan tetapi akhirat juga diajarkan. Hal ini tentunya dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan-Nya,”ucapnya.
Jika hal ini dilakukan tentunya akan berpengaruh kepada pergaulan pemuda itu sendiri di masyarakat. “Jika pemuda kita ini baik tentunya dapat membantu pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia yang beriman dan handal. Ini salah satunya peran dari ulama yang ada di Kotim khususnya,”tegasnya.
Dirinya juga berharap kepada berbagai macam yayasan, pendidikan berbasis agama yang ada di Kotim ini bisa menjadi pelopor pembinaan akhlak anak dan tentunya anak ini ke depannya akan menjadi pemuda. Dan pemuda ini nantinya akan menjadi penerus untuk agama terlebih lagi bagi daerahnya. beber Taufiq.
Mudah-mudahan saja dengan keberadaan pendidikan berbasis agama atau yayasan agama di Kotim orang tua dapat memasukan anaknya. “Ini sangat penting dilakukan apalagi saat ini banyak prilaku menyimpang. Pendidikan agama ini adalah filter atau menjadi penyaring anak-anak kita untuk kehidupan yang akan datang,”pungkasnya
NOOR/KT














Discussion about this post