kaltengtoday.com – Badan Usaha Milik Desa atau dikenal dengan BumDes diharapkan menjadi penopang perekonomian masyarakat terutama masyarakat desa di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Meski ada beberapa kendala yang dihadapi untuk mewujudkan BumDes itu adalah sumber daya manusia (SDM) bukan berarti pasrah dan hanya berdiam diri saja.
Diharapkan adanya pelatihan kewirausahaan yang nantinya bisa menghidupkan keberadaan BumDes di desa jika itu nantinya sudah terbentuk.
“Kita menginginkan BumDes di Kotim ini bisa diwujudkan, sampai saat ini ada beberapa desa saja yang ada badan usaha milik desa ini. Bayangkan saja, Kotim ini ada 168 desa,”ujarnya.
Bayangkan saja jika BumDes itu bisa bergerak dan merata secara keseluruhan maka berdampak pada kesejahteraan masyarakat tersebut,jelas Wakil Ketua DPRD Kotim Rudianur. (20/2).
Memang BumDes yang sudah terbentuk dan maju di Kotim ini bervariasi operasinya. Bisa saja dalam hal simpan pinjam, alat pertanian, perikanan, listrik desa, penjualan gas elpiji, jual beli sawit dan lain sebagainya.
“Saya harap pihak desa harus menyesuaikan apa yang ada di wilayahnya. Misalnya saja di wilayah Utara yang banyak kebun sawit, manfaatkan limbah pelepah sawit untuk dijadikan pakan peternakan,”ungkapnya.
Ini tergantung pihak desa saja lagi bagaimana bisa mencari peluang usaha untuk mewujudkan usaha di desanya.
“Makanya salah satu upaya peningkatan SDM itu dengan menggalakan pelatihan bagi pengelola BumDes nantinya,”ujarnya.
Hal ini dimaksudkan agar petugasnya paham dan bisa menjalankan program ini sebaik mungkin dan bisa menghasilkan pendapatan bagi desanya. Sebab, ini salah satu pendapatan bagi desa,ucapnya.
Dirinya berharap dinas terkait agar bisa memfasilitasi desa mana yang belum memiliki BumDes. “Desa juga harus bisa menggalakan inovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini,”tutupnya.
NOOR/KT














Discussion about this post