Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kalimantan Tengah meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjadikan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas manajemen anggaran pada tahun-tahun berikutnya.
Dalam pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Fraksi PDI Perjuangan menilai berbagai capaian yang telah diraih perlu dipertahankan. Namun, sejumlah kekurangan juga harus menjadi perhatian agar pengelolaan keuangan daerah semakin efektif, efisien, dan akuntabel.
Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Irawan, mengatakan pengalaman selama pelaksanaan APBD 2025 harus menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan dan pelaksanaan anggaran ke depan.
Baca Juga : Pelayanan Publik Jadi Fokus Utama Pemprov Kalteng di Tengah Penurunan APBD
“Berbagai pengalaman selama pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 hendaknya dijadikan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan anggaran pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, pengelolaan anggaran yang semakin baik akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pelaksanaan program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Fraksi PDI Perjuangan juga berharap pemerintah daerah terus memperkuat perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi program agar setiap alokasi anggaran mampu mencapai target kinerja yang telah ditetapkan serta mendukung pembangunan Kalimantan Tengah secara berkelanjutan.[Red]














Discussion about this post