Kalteng Today – Sampit, – Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah menilai produksi pangan di daerah ini belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Karena itu dengan adanya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ketahanan pangan adalah langkah tepat dilakukan.
“Kalau ada perdanya, maka ketahanan pangan kita bisa terfokuskan dan bisa dikendalikan. Sehingga berbagai kebutuhan masyarakat sedikit demi sedikit tidak perlu lagi dari luar daerah, tinggal menggunakan produk lokal saja,” katanya, Kamis (29/4/2021) di Sampit.
Menurut Juliansyah, harus ada upaya peningkatan produksi pangan dengan menciptakan sentra produksi pangan baru agar mencukupi kebutuhan masyarakat. jika pemerintah kabupaten mencanangkan ketahanan pangan melalui peraturan daerah (perda) itu sudah benar.
“Dengan perda itu nantinya maka ada yang mengatur mekanismenya sehingga kebutuhan masyarakat tercukupi, demikian pula perekonomian masyarakat setempat juga akan ikut membaik,” jelasnya.
Baca Juga :Â Ketua DPRD Kotim Apresiasi Pemerintah Daerah Gelar Razia Miras
Kebutuhan pangan daerah lanjutnya, akan banyak dibeli oleh masyarakat, serta harga akan lebih terjangkau dibandingkan dengan jika mendatangkan dari luar daerah dengan demikian perekonomian di daerah akan semakin meningkat.
“Memang harus kita akui produktivitas sektor pangan di Kotim sudah lumayan dan cukup besar, namun keperluan masyarakat masih lebih besar dari yang dihasilkan. Sehingga kita masih kekurangan seperti saat ini,” Demikian Juliansyah.[Red]














Discussion about this post