Respons Pemerintah dan Demokrasi dari Komunitas
Melihat tensi yang kian meninggi, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang aktivitas pemutaran mandiri tersebut. Menurutnya, kritik lewat media film adalah hal yang wajar dalam iklim demokrasi. Ia bahkan mempersilakan masyarakat menonton dan menggelar debat sehat agar publik semakin kritis menghadapi isu-isu nasional.
Sutradara Cypri Dale juga mengamini pentingnya ruang diskusi tersebut. Bagi Cypri, film ini bukan sekadar tontonan rekreasi, melainkan sebuah karya yang “menuntut jawaban” atas ketimpangan ekologis yang terjadi. Lewat forum nobar yang demokratis, komunitas di berbagai daerah diajak untuk menghubungkan titik-titik solidaritas dan merefleksikan masalah serupa di lingkungan mereka sendiri.
Pada akhirnya, Pesta Babi telah bertransformasi dari sekadar rilisan dokumenter tahun 2026 menjadi sebuah simbol perlawanan kultural. Selama ruang hidup masyarakat adat masih terancam, layar-layar bioskop komunitas tampaknya akan terus membentang, menolak untuk gulung tikar. [Red]














Discussion about this post