Verifikasi Video
Video yang beredar itu memperlihatkan seorang anak dengan bintil-bintil pada kulitnya, sama dengan gambar yang dilaporkan oleh Fajarpapua.com, di mana dinas kesehatan setempat menyebut penyakit tersebut mirip dengan virus cacar monyet.
Namun, menurut Epidemiologi dr. Dicky Budiman, lebih banyak data dan pemeriksaan yang diperlukan untuk menentukan apakah penyakit tersebut benar-benar cacar monyet, seperti dilansir oleh Okezone.com.
Baca Juga : Â Teken MoU Cek Fakta Pemilu 2024: Bawaslu Maluku Utara dan AMSI Maluku Utara Bersinergi
Pemeriksaan melibatkan tes laboratorium dan pemeriksaan fisik pasien. Selain itu, beliau menegaskan bahwa tidak ada kasus sebelumnya di mana virus menular melalui angin menyebabkan bintil pada kulit seperti itu.
Cacar monyet, atau monkeypox, adalah infeksi virus yang biasanya menyebabkan bintil bernanah pada kulit dan dapat menular antar manusia atau dari hewan ke manusia, termasuk dari hewan pengerat atau primata yang terinfeksi.
Sebaliknya, cacar air, yang disebabkan oleh virus Varicella zoster, menular melalui kontak fisik atau melalui droplet yang dikeluarkan oleh penderita saat batuk atau bersin, menurut Halodoc.com.
Dari informasi yang dilansir Republika.co.id pada 18 April 2024, ternyata kakak laki-laki anak dalam video, Grace, telah mengonfirmasi bahwa adiknya mengidap cacar air dan kondisinya sudah membaik.
Baca Juga : Â [Hoax atau Fakta] Uang Kertas Emisi Terbaru Bisa Dipakai Saat Lebaran
Grace juga menjelaskan bahwa klaim yang beredar mengenai adiknya yang terinfeksi virus dari angin adalah tidak benar dan tidak berasal dari keluarganya. “Kami merasa sangat tidak nyaman dengan berita yang beredar,” ucapnya dalam sebuah postingan di media sosial.
Kesimpulan
Narasi yang mengatakan bahwa anak-anak di Jayapura terjangkit virus dari angin yang menyebabkan munculnya bintil di kulit adalah klaim yang menyesatkan.
Anak dalam video tersebut sebenarnya menderita cacar air, bukan cacar monyet atau penyakit lain yang disebutkan dalam klaim yang beredar.[Red]














Discussion about this post