Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Nilai ekspor Kalimantan Tengah (Kalteng) menurut data yang di keluarkan Badan Pusat Statistik (BPS Kalteng pada Desember 2022 mencapai US$488,33 juta atau turun 18,87 persen dibanding ekspor November 2022.
Menurut Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro, angkat tersebut namun naik 38,05 persen dibanding Desember 2021 lalu.
Baca juga :Â BPS Kalteng : Ekonomi Kalteng Triwulan IV Tahun 2022 Tumbuh 5,70 Persen
“Batu bara, minyak kelapa sawit, emas bongkahan, bijih zirkonium, dan karet merupakan komoditas utama ekspor Kalteng selama Desember 2022,” katanya kepada awak media, Rabu (8/2).
Ia membeberkan, Jepang, Tiongkok, dan India menjadi negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah selama Desember 2022.
“Secara kumulatif, nilai ekspor Kalteng naik sebesar 87,93 persen, dari US$3.102,06 juta (Januari-Desember 2021) menjadi US$5.829,59 juta (Januari Desember 2022),” jelasnya.
Sedangkan, nilai impor Kalteng selama Desember 2022 mencapai US$3,79 juta, turun 21,53 persen dibanding November 2022 dan turun 48,78 persen jika dibanding Desember 2021.
Baca juga :Â BPS Kalteng: Tingkat Ketimpangan Pengeluaran di Kalteng Menurun
“Dan, secara kumulatif, nilai impor Kalteng naik sebesar 5,13 persen, dari US$51,24 juta (Januari-Desember 2021) menjadi US$53,87 juta (Januari Desember 2022),” ungkapnya lagi.
Singapura, Laos, dan Malaysia merupakan negara asal impor Kalteng selama Desember 2022. Serta, neraca perdagangan luar negeri Kalteng pada Desember 2022 mengalami surplus sebesar US$484,54 juta.[Red]














Discussion about this post