kaltengtoday.com, Kasongan – Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Katingan Markus menyebutkan, pemerintah daerah tetap siaga terhadap resiko terjadinya banjir di Katingan. Apalagi, intensitas hujan masih cukup tinggi di beberapa wilayah.
” Kami turut mewaspadai banjir yang bisa menerjang wilayah kota hijau dan sekitarnya. Sebab, pada tahun 2021 banjir di Katingan sangat parah dan telah merendam ratusan rumah warga,” Katanya, Jumat (14/7/2023).
Ia menyebutkan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan gerak cepat. Misalnya memberlakukan pemantauan ketinggian air pada peilschaal. Terutama pada daerah yang dianggap rawan banjir dan padat penduduk.
Baca Juga :Â BPBD Palangka Raya Pantau Lahan Rawan Karhutla
” Terutama Kecamatan Katingan Hilir dan Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah. Sebab, dua kecamatan tersebut merupakan daerah yang penduduk terbanyak di wilayah Penyang Hinje Simpei, ” bebernya.
Menurutnya, sasaran utama adalah pelabuhan Pasar Lama Kasongan atau Hurung. Dari hasil Pemantauan Ketinggian air pada Peilschaal menunjukan ketinggian air sebelum nya menunjukan 355 cm mengalami penurunan -10 cm menjadi 345 cm .
” Kami menghimbau kepada masyarakat sekitar agar waspada dan melaporkan apabila air mengalami peningkatan yang signifikan,” jelasnya.
Baca Juga :Â Edukasi Resiko Bencana Sejak Dini, BPBD Kota Palangka Raya Gelar Goes To School
Kemudian, pemantauan ketinggian air juga dilakukan pada Dermaga Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah. Dari hasil pemantauan, ketinggian air pada alat pengukuran atau peilschaal pada Rabu mengalami kenaikan setinggi 120 cm dari pengukuran yang sudah dilaksanakan. Sehingga dapat diinformasikan, bahwa saat ini ketinggian air di Dermaga Tumbang Samba berada di 150 cm. [Red]














Discussion about this post