kaltengtoday.com – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan akan mengupayakan solusi guna mengatasi krisis air bersih dibeberapa lokasi pedesaan saat musim kemarau tiba.
“Apabila kemarau, kesulitan warga dibeberapa desa dalam memperoleh pasokan air bersih masih sering ditemui. Salah satunya, seperti di Desa Baung, Kecamatan Seruyan Hilir, yang mana tiap musim kemarau tiba, warga mengeluhkan minimnya persediaan air bersih untuk keperluan sehari-hari,” kata Anggota DPRD Seruyan, Benyamin Pasambe, Rabu (26/2/2020).
Salah satu faktor alasan warga desa sulit mendapatkan air bersih, lanjut dia, dikarenakan pada lingkungan pedesaan itu belum tersedia Sistem Pengembangan Air Minum (SPAM) yang bisa dimanfaatkan. Sementara SPAM lebih dominan didapati atau dibangun pada lokasi desa yang menjadi wilayah ibukota kecamatan.
“Kalau sarana penyediaan air bersih ini ada ditiap lingkungan pedesaan yang kerap mengalami krisis air bersih, mungkin permasalahan ini tak menjadi keluhan warga desa,” ujarnya.
Guna mencoba mengatasi persoalan air bersih ini, tambah dia, pihaknya akan mengupayakan pengusulan untuk pembangunan SPAM ke pihak Pemerintah Propinsi Kalteng. Sebab menyangkut persediaan air bersih ini sangat penting bagi warga untuk keperluan sehari-hari.
“Kalau nanti bisa disetujui, kita atur bagaimana teknis pengelolaan dan operasional SPAM-nya, apakah untuk suplai penyediaan bahan bakar minyak (BBM) nya bisa dibantu melalui perusahaan sawit yang beroperasi dilingkungan desa,” ungkapnya.
Parnen-KT














Discussion about this post