Kalteng Today – Pulang Pisau, – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Tendean Indra Bella mengaku sangat prihatin meningkatnya angka kekerasan pada anak dan perempuan. Untuk itu, ia minta kepada DP3AP2KB agar terus memberikan sosialisasi guna mencegahnya.
“Kemarin pada saat RDP dengan DP3AP2KB munculnya kasus persoalan angka kekerasan pada anak di Kabupaten Pulang Pisau, dimana pada tahun ini sedikitnya ada 10 kasus kekerasan pada anak yang sedang ditangani, ” kata Tendean Indra Bella, Senin (/3011).
Politikus Partai Golkar ini mengatakan dari 10 kasus kekerasan pada anak itu diantaranya pelecehan seksual dan pornografi, yang semuanya itu masih dibawah umur.
“Dari 10 kasus kekerasan pada anak ini yang kita ketahui, mungkin masih ada banyak kasus yang belum terungkap, karena enggan melaporkannya, ” ungkapnya
Tendean pun mengaku sangat prihatin dengan meningkatnya kasus ini. Oleh karenanya, lanjutnya, pihaknya minta kepada DP3AP2KB untuk terus melakukan pencegahan dengan memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat supaya peristiwa itu dapat diminimalisir.
Baca Juga :Â Dewan Minta Gali PAD dari Retribusi Uji KIR Kendaraan Niaga
Tendean menyebutkan, era digitalisasi menjadi salah satu penyebabnya, karena semua bisa diakses dengan mudah melalui media sosial. Selain itu kata Tendean, peran orang tua dalam mengawasi pergaulan dan memberikan bimbingan kepada anak-anaknya sangat dibutuhkan sehingga anak-anak tidak menjadi korban kekerasan seksual dan pornografi.
“Ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jaga anak-anak kita dengan baik supaya tidak menjadi korban kekerasan, ” tandasnya. [BS-KT]














Discussion about this post