Kaltengtoday.com, Palangka Raya – Upaya Pemerintah Kota Palangka Raya melakukan penataan jaringan kabel komunikasi yang semrawut mendapat dukungan dari DPRD Kota Palangka Raya. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperbaiki estetika kota sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, menyampaikan dukungannya terhadap program penertiban kabel yang terpasang tidak beraturan di sejumlah ruas jalan. Pernyataan itu disampaikan saat melakukan peninjauan jaringan kabel komunikasi di Jalan G. Obos, Palangka Raya, pada 17 Juni 2026.
Menurut Khemal, persoalan kabel yang menjuntai dan tidak tertata sebelumnya telah menjadi perhatian DPRD dalam berbagai rapat kerja maupun rapat dengar pendapat bersama perangkat daerah terkait.
Baca Juga: Ketua DPRD Palangka Raya Harap Natal Jadi Momentum Tingkatkan Pembangunan dan Kualitas Masyarakat
Ia menilai penataan kabel tidak hanya berkaitan dengan keindahan wajah kota, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan serta memastikan jaringan utilitas yang berada di ruang publik benar-benar masih berfungsi.
“Penataan ini penting agar kota terlihat lebih rapi dan kabel-kabel yang sudah tidak digunakan bisa diketahui serta ditangani,” ujar Khemal, 17 Juni 2026.
Khemal mengapresiasi keterlibatan sejumlah pihak dalam kegiatan tersebut, mulai dari organisasi perangkat daerah hingga perusahaan penyedia layanan telekomunikasi. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar penataan jaringan kabel dapat berjalan efektif.
Baca Juga: DPRD Palangka Raya Perkuat Fungsi Pengawasan Lewat RDP dan Kunjungan Daerah
Ia menyebut keterlibatan Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta pihak provider menunjukkan adanya komitmen bersama dalam membenahi tata kota.
Selain mempercantik kawasan perkotaan, penataan kabel juga diharapkan dapat mengurangi potensi gangguan yang dapat membahayakan masyarakat. Kabel yang tidak tertata berisiko mengganggu pengguna jalan, terutama apabila terjadi kondisi tertentu seperti cuaca ekstrem atau kerusakan jaringan.
Khemal berharap program penataan tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan dan mencakup seluruh wilayah Kota Palangka Raya. Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi harus diimbangi dengan pengelolaan infrastruktur yang tertib agar tidak mengurangi kenyamanan masyarakat.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, penyedia layanan, dan masyarakat, DPRD optimistis wajah Kota Palangka Raya akan semakin tertata, modern, dan nyaman untuk seluruh warga.
[Red]














Discussion about this post