Kaltengtoday.com, Palangka Raya – DPRD Kota Palangka Raya mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, pemerintah daerah juga didorong untuk terus menghadirkan inovasi guna membuka sumber-sumber pendapatan baru demi memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, mengatakan berbagai langkah optimalisasi PAD yang telah dilakukan pemerintah patut diapresiasi. Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah harus terus menjadi perhatian agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ia menilai, upaya yang dilakukan pemerintah melalui optimalisasi berbagai sektor penerimaan daerah menunjukkan komitmen yang positif. Karena itu, dinas-dinas terkait diharapkan tidak hanya memaksimalkan potensi yang sudah ada, tetapi juga mampu menciptakan terobosan dalam menggali sumber PAD baru.
Baca Juga: Ketua DPRD Palangka Raya Turun ke Lapangan Pastikan Usulan Warga Direalisasi
“Pertama, kita mengapresiasi kerja-kerja Pemerintah Kota Palangka Raya, khususnya dinas terkait, dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Kami mendorong dinas terkait untuk terus menggali potensi PAD baru serta mengoptimalkan PAD yang sudah ada,” ujar Noorkhalis Ridha, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, inovasi dalam pengelolaan pendapatan daerah menjadi semakin penting di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam mencari sumber pembiayaan pembangunan tanpa terlalu bergantung pada anggaran pusat.
Noorkhalis menegaskan, pengembangan potensi PAD bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan agar kemampuan fiskal daerah terus meningkat. Dengan demikian, berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat tetap berjalan secara optimal.
Baca Juga: DPRD Palangka Raya Dorong Pengembangan Wisata Danau di Kelurahan Marang
“Langkah ini merupakan bagian dari inovasi di tengah adanya pemotongan dana dari pemerintah pusat. Pemko diharapkan dapat kreatif untuk menemukan potensi-potensi pendapatan baru,” tegasnya.
Sebagai mitra pemerintah dalam fungsi pengawasan, Komisi II DPRD menilai langkah yang telah ditempuh Pemko Palangka Raya menunjukkan perkembangan yang baik. Sinergi antara legislatif dan eksekutif dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat kemandirian keuangan daerah sehingga pembangunan dapat terus berlangsung tanpa ketergantungan penuh terhadap dana transfer pemerintah pusat.
[Red]














Discussion about this post